Arab Saudi dan Kuwait Kutuk Pelanggaran Israel di Dewan HAM PBB

loading...
Arab Saudi dan Kuwait Kutuk Pelanggaran Israel di Dewan HAM PBB
Pasukan Israel menghancurkan rumah keluarga Palestina di Hebron, Tepi Barat, 3 Februari 2021. Foto/Anadolu
RIYADH - Arab Saudi mengutuk ekspansi permukiman Israel di Tepi Barat. Kuwait meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) meminta pertanggungjawaban Israel atas penderitaan rakyat Palestina.

Dalam pidato sesi ke-46 Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Jenewa, perwakilan tetap Arab Saudi Abdulaziz Al-Wasil mengatakan, "Butir ketujuh adalah butir utama dalam agenda Dewan Hak Asasi Manusia, dan kerajaan tidak akan pernah menerima marginalisasi item ini."

Item ketujuh menjelaskan secara rinci tentang pelanggaran pendudukan Israel di Palestina, dan menyerukan agar hal itu dimintai pertanggungjawaban.

Baca juga: Warga Palestina Ditembak Mati Pasukan Israel saat Bentrok Lempar Batu



Arab Saudi menyatakan penyesalannya atas berlanjutnya boikot oleh beberapa negara dari Pasal Tujuh.

Baca juga: Palestina Tolak Rencana Israel Bangun Kebun di Atap Pasar Yerusalem

Al-Wasil menekankan pentingnya perjuangan Palestina dan membela hak-hak sah rakyat Palestina dan mengikuti prakarsa perdamaian Arab yang diusulkan Saudi dan diadopsi negara-negara Arab pada 2002, yang menegaskan hak Palestina atas satu negara merdeka sesuai perbatasan 1967 dengan Yerusalem sebagai ibukotanya, kembalinya para pengungsi, dan penarikan pendudukan Israel dari Dataran Tinggi Golan Arab Suriah.

Lihat infografis: Pertemuan Amerika Serikat-China di Alaska Berlangsung Panas

Dia menekankan kerajaan terus mendukung perjuangan Palestina, di semua tingkat politik dan ekonomi. "Dukungan penuh bagi segala kemungkinan untuk mempromosikan dan melindungi hak asasi manusia di Palestina yang diduduki," tegas dia.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top