Disebut Pembunuh, Putin Malah Doakan Biden Sehat Selalu
Kamis, 18 Maret 2021 - 23:31 WIB
loading...
A
A
A
"Saya menduga ini bukan yang terakhir jika tidak ada penjelasan atau permintaan maaf dari pihak Amerika," kata Kosachyov dalam sebuah postingan di Facebook.
“Penilaian semacam ini tidak diperbolehkan dari mulut seorang negarawan dengan pangkat seperti itu. Pernyataan semacam ini tidak dapat diterima dalam keadaan apa pun,” tambahnya, menyebutnya sebagai momen penting dalam hubungan AS-Rusia.
Baca juga: Bos NATO Tiba-tiba Ubah Sikap, Bilang Rusia dan China Bukan Ancaman
Hubungan Rusia dengan Barat, yang sudah berada di posisi terendah pasca-Perang Dingin sejak 2014, telah mendapat tekanan baru dalam beberapa bulan terakhir karena Rusia memenjarakan kritikus Kremlin Alexei Navalny yang kebebasannya dituntut oleh Barat.
Rusia telah menolak dan menilai hal itu sebagai campur tangan yang tidak dapat diterima dalam urusan dalam negerinya.
AS sendiri mengatakan sedang mempersiapkan sanksi baru terhadap Rusia atas dugaan peretasan dan dugaan campur tangan dalam pemilu 2020.
“Penilaian semacam ini tidak diperbolehkan dari mulut seorang negarawan dengan pangkat seperti itu. Pernyataan semacam ini tidak dapat diterima dalam keadaan apa pun,” tambahnya, menyebutnya sebagai momen penting dalam hubungan AS-Rusia.
Baca juga: Bos NATO Tiba-tiba Ubah Sikap, Bilang Rusia dan China Bukan Ancaman
Hubungan Rusia dengan Barat, yang sudah berada di posisi terendah pasca-Perang Dingin sejak 2014, telah mendapat tekanan baru dalam beberapa bulan terakhir karena Rusia memenjarakan kritikus Kremlin Alexei Navalny yang kebebasannya dituntut oleh Barat.
Rusia telah menolak dan menilai hal itu sebagai campur tangan yang tidak dapat diterima dalam urusan dalam negerinya.
AS sendiri mengatakan sedang mempersiapkan sanksi baru terhadap Rusia atas dugaan peretasan dan dugaan campur tangan dalam pemilu 2020.
(ian)
Lihat Juga :