Hadapi China, AL AS Bersiap Terima Rudal Tomahawk Terbaru

Kamis, 18 Maret 2021 - 16:03 WIB
loading...
A A A
Angkatan Laut AS diharapkan membuat keputusan tentang masa depan senjata Tomahawk pada tahun 2021, tetapi tanda-tanda tersebut tampaknya menunjukkan kelanjutannya.

Baca juga: Merudal Pesawat Ukraina, Iran Salahkan Operator Rudal dan Radar

Layanan itu telah melakukan pencarian jangka panjang untuk rudal serangan darat generasi berikutnya, tetapi analisis alternatif baru-baru ini menyebabkan Angkatan Laut memulai kembali jalur Tomahawk dan meningkatkan inventarisnya saat ini.

Dalam dokumen anggaran Angkatan Laut 2021 yang diajukan tahun lalu, layanan tersebut mengatakan belum menentukan masa depan rudal tersebut. Namun dalam kesaksian di depan Komite Angkatan Bersenjata Parlemen, kepala Komando Indo-Pasifik AS Laksamana Phil Davidson secara khusus menyebut rudal anti-kapal Maritime Strike Tomahawk dan varian dari SM-6 sebagai kemampuan yang dibutuhkan oleh kapal Korps Marinir AS dalam upayanya untuk menahan kapal-kapal China.

“Apa yang diminta Korps Marinir sudah dikembangkan di [Angkatan Laut] dan digunakan di kapal Angkatan Laut, seperti Maritime Strike Tomahawk, SM-6. Ini adalah kemampuan langsung yang menurut saya harus tersedia untuk Korps Marinir," kata Davidson, seperti dikutip Defense News, Kamis (18/3/2021).
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Peringatkan Perpecahan setelah Kekalahan Musuh di Medan Perang
AS Hendak Kerahkan Senjata...
AS Hendak Kerahkan Senjata Nuklir ke Lebih Banyak Negara NATO, Bisa Bikin Rusia Murka
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Industri Otomotif China...
Industri Otomotif China Mulai Meninggalkan Masa Keemasan dan Memilih Perang AI
Israel Setujui RUU Larang...
Israel Setujui RUU Larang Seruan Azan, Hakim Agung Palestina: Serangan Terhadap Umat Islam
Tekor! Bandara Israel...
Tekor! Bandara Israel Dikuasai Pesawat Militer AS akibat Perang, Kehilangan 18 Juta Penumpang
Rekomendasi
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Clara Shinta Tegaskan...
Clara Shinta Tegaskan Tak Punya Catatan Kriminal, SKCK Jadi Bukti di Tengah Polemik
2 Pemain Timnas Putri...
2 Pemain Timnas Putri Palestina Diculik Israel, FIFA Tutup Mata
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved