Bantu Berangus Perdagangan Narkoba, Rusia Beri Pelatihan kepada BNN

Kamis, 18 Maret 2021 - 14:48 WIB
loading...
Bantu Berangus Perdagangan...
Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva menuturkan bahwa kursus ini adalah bagian dari kerjasama antara Rusia dengan ASEAN. Foto/Victor Maulana/Sindonews
A A A
JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) Indonesia dilaporkan terlibat dalam kursus yang digelar Kementerian Dalam Negeri Rusia. Kursus soal jenis kejahatan terkait obat-obatan terlarang ini digelar pada tahun lalu.

Menurut Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva, kursus ini adalah bagian dari kerjasama antara Rusia dengan ASEAN. Kursus ini melibatkan para petugas penegakan hukum dari negara-negara ASEAN.Baca juga: Rusia Bantah Tuduhan Memasok Aljazair dengan Jet Tempur Su-34

"Dalam kerangka kerja Rusia-ASEAN dan ini dimulai pada tahun 2012. Jadi, setiap tahun itu ada kursus untuk petugas dari negara-negara ASEAN dan sejauh ini sudah sekitar 100 orang yang sudah berpartisipasi dalam kursus ini," ujarnya.

"Tahun lalu dilaksanakan secara virtual, tapi sebelumnya itu dilakukan secara langsung, para peserta akan datang ke Moskow dan menjalani kursus ini," sambungnya, saat acara pemberian sertifikat kepada peserta pelatihan pada Kamis (18/3/20210).

Ditanya apakah program ini akan berlanjut, dia mengatakan pihaknya akan melanjutkan program ini. Menurutnyaa, sangat penting untuk menyatukan kekuatan dan bersama-sama melawan perdagangan narkoba, yang merupakan ancaman bersama.

Terkait dengan apakah tahun ini akan ada kurus serupa, Vorobieva mengatakan akan kembali digelar mungkin pada musim panas, sekitar bulan Juli. Dia juga mengatakan bahwa kursus ini tidak hanya khusus soal kejahatan terkait narkoba.

"Tidak khusus untuk perdagangan narkoba, tapi untuk penegakan hukum secara umum dan tema kursus mungkin akan berbeda," jelasnya.Baca juga: Lebih Ganteng, Tampilan Baru Soyuz 2 Rusia Terinspirasi Roket Yuri Gagarin

Sementara itu, Pahama Damaris Tambunan, salah satu petugas dari BNN yang terlibat dalam kursus itu mengatakan bahwa kursus itu digelar pada Desember tahun lalu. Dia menuturkan ada sejumlah pengetahuan baru yang mereka dapatkan. Seperti modus penyelundupan narkoba dan juga jenis-jenis narkoba baru, yang saat ini belum masuk dalam daftar obat-obatan terlarang di Indonesia.

"Disini banyak zat-zat baru yang belum diakui undang-undang narkotika. Oleh karena itu, perlu direvisi lagi undang-undang narkotika agar zat-zat baru nanti bisa ditambahkan," ujarnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Trump: Jika Iran Tak...
Trump: Jika Iran Tak Berperilaku Baik, Kita Akan Jatuhkan Bom di Kepala Mereka
Rekomendasi
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Protes Keras Penangkapan...
Protes Keras Penangkapan Roy Suryo-dr Tifa, Refly Harun: Keduanya Kooperatif Sejak Awal
5 Kebiasaan Buruk yang...
5 Kebiasaan Buruk yang Diam-diam Merusak Tubuh, dari Asupan Makanan hingga Stres
Berita Terkini
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved