Rusia Bersiap Kerahkan Rudal Jelajah Kalibr di Pasifik, AS Cemas

Sabtu, 13 Maret 2021 - 00:54 WIB
loading...
A A A
CBO mencatat bahwa payung pertahanan rudal jelajah domestik dapat diliputi oleh ancaman tingkat lanjut seperti Kalibr. ”Serangan yang terdiri dari banyak [rudal jelajah serangan darat] dapat membanjiri mereka. Misalnya, kapal selam berpeluru kendali kelas Yasen di Angkatan Laut Rusia dilaporkan dapat membawa hingga 32 LACM (3M-14 Kalibr) dalam delapan peluncur vertikal,” bunyi laporan studi CBO.

Baca juga: Lestarikan Manusia, Ilmuwan Ingin Kirim 6,7 Juta Sperma dan Sel Telur ke Bulan

Davidson mengatakan Rusia juga memodernisasi pasukan di kawasan Pasifik dengan pertahanan udara dan rudal jelajah anti-kapal berbasis darat, pesawat tempur canggih, dan pembom yang ditingkatkan yang mampu memberikan serangan yang lebih baik dan jarak yang lebih jauh.

"Perbaikan ini dirancang untuk membatasi akses ke wilayah Samudra Pasifik dekat pantai Rusia, sekaligus memperluas kemampuan Rusia untuk memproyeksikan kekuatan di seluruh Wilayah dan ke Kutub Utara,” katanya.

Laporan lain dari majalah The National Interest menyebutkan ada lebih dari selusin varian berbeda dalam keluarga rudal Kalibr, bervariasi dalam platform peluncuran, jangkauan, profil target dan kecepatan, dengan panjang bervariasi dari enam hingga sembilan meter. Namun, semuanya mampu mengemas hulu ledak seberat 990 pon atau pun nuklir.

Varian antikapal—dinamai SS-N-27 Sizzler oleh NATO, atau 3M54T atau 3M54K untuk versi peluncuran kapal perang permukaan dan kapal selam—memiliki jangkauan yang lebih pendek, diperkirakan antara 270 dan 410 mil, dan dirancang untuk meluncur rendah di atas laut untuk menghindari deteksi.

Memanfaatkan nozel dorong vektor pada versi peluncuran kapal, rudal Kalibr homing radar aktif juga dirancang untuk melakukan manuver mengelak daripada melakukan pendekatan garis lurus.

Saat mereka mendekat dalam jarak pendek dari kapal musuh, misil tersebut berakselerasi dari kecepatan jelajah Mach 0,8 hingga Mach 3, dan turun hingga ketinggian hanya 4,6 meter—membuatnya sangat sulit untuk pertahanan antimisil kapal untuk ditembak jatuh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Menlu 8 Negara Kecam...
Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Serial My Chef In Crime...
Serial My Chef In Crime Segera Tayang di VISION+, Gabungkan Misteri Kriminal dengan Dunia Kuliner
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved