Rusia Bersiap Kerahkan Rudal Jelajah Kalibr di Pasifik, AS Cemas

Sabtu, 13 Maret 2021 - 00:54 WIB
loading...
Rusia Bersiap Kerahkan...
Rudal-rudal jelajah Kalibr Rusia saat digunakan untuk menyerang basis-basis ISIS di Suriah, November 2015. Foto/REUTERS/Kementerian Pertahanan Rusia
A A A
WASHINGTON - Rusia dilaporkan sedang bersiap untuk mempersenjatai pasukan Angkatan Laut (AL)-nya di wilayah Pasifik dengan rudal jelajah Kalibr baru yang canggih. Amerika Serikat (AS) merasa cemas dan Pentagon terus memperhatikan perkembangan terbaru dari sepak terjang Moskow.

Persiapan pengerahan rudal jelajah Kalibr Rusia itu dilaporkan situs web InsideDefense.com. Senjata itu akan memberi kapal selam dan kapal perang Moskow kemampuan untuk menenggelamkan kapal musuh dan dapat melakukan serangan jarak jauh terhadap target darat.

Baca juga: Militer Swedia: Rusia Lebih Siap Dibandingkan NATO untuk Perang Skala Besar

Laksamana Phil Davidson, kepala Komando Indo-Pasifik AS, mengatakan kepada Kongres dalam kesaksian tertulis minggu ini bahwa Rusia akan mulai menerjunkan rudal jelajah Kalibr di seluruh armada Pasifik-nya tahun ini—senjata yang telah diperingatkan oleh pejabat Pentagon lainnya dapat digunakan untuk mengimbangi keuntungan proyeksi kekuatan militer AS dan membatasi opsi diplomatik Amerika dalam krisis.

“Kami berekspektasi bahwa Armada Pasifik Rusia akan menambahkan kapal (perang) dan kapal selam berkemampuan rudal jelajah Kalibr pertamanya ke inventarisnya pada tahun 2021, memberikan kemampuan anti-kapal yang meningkat secara substansial dan kemampuan untuk melakukan serangan jarak jauh terhadap target darat untuk pertama kalinya,” kata Davidson, seperti dikutip Asia Times, Sabtu (13/3/2021).

Dalam laporan Januari, Komite Analisis Rudal Balistik Intelijen Pertahanan menilai jangkauan varian dari rudal jelajah Rusia baru—3M-14 Kalibr—setidaknya 2.500 kilometer.

InsideDefense.com melaporkan kemampuan semacam itu mendorong Komando Pertahanan Dirgantara Amerika Utara untuk memikirkan kembali tentang pertahanan udara domestik, memajukan konsep untuk Strategic Homeland Integrated Ecosystems for Layered Defense (SHIELD).

Sebuah studi Kantor Anggaran Kongres (CBO) baru-baru ini; “National Cruise Missile Defense: Issues and Alternatives” meneliti ancaman tersebut dan menentukan sebuah sistem pertahanan rudal jelajah domestik akan layak tetapi mahal, dengan biaya berkisar dari sekitar USD75 miliar hingga USD 465 miliar selama 20 tahun untuk menutupi Amerika Serikat yang berdekatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani Diancam Bunuh gegara Bela Palestina-Kecam Israel
Rekomendasi
Kejagung Periksa Febrie...
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Saksi terkait Sprindik Baru Kasus TPPU, Kok Bisa?
Ditransfer Ruben Onsu...
Ditransfer Ruben Onsu Rp75 Juta, Sarwendah Dikabarkan Protes
Kendalikan Konsumsi...
Kendalikan Konsumsi BBM Subsidi saat Harga Minyak Dunia Mendidih, Purbaya Sebut Kuota Tetap
Berita Terkini
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved