Charlie Hebdo Kembali Berulah, Rilis Kartun Ratu Cekik Leher Meghan Markle

Jum'at, 12 Maret 2021 - 09:55 WIB
loading...
Charlie Hebdo Kembali...
Charlie Hebdo merilis kartun yang menggambarkan Ratu Elizabeth mencekik leher Meghan Markle. Foto/Kolase/Sindonews
A A A
PARIS - Majalah satir Prancis , Charlie Hebdo , tidakingin melewatkan kesempatan untuk mengejek kehebohan seputar wawancara Oprah Winfrey dengan Pangeran Harry dan Meghan Markel .

Majalah tersebut telah meluncurkan sampul barunya yang menampilkan karikatur Ratu Inggris bermata jahat yang mencekik leher istri cucunya itu dengan lutut. Tampaknya, kartun tersebut merujuk pada tragedi tewasnya George Floyd di tangah polisi Amerika Serikat (AS).

"Mengapa Meghan meninggalkan Buckingham?" judul kartun itu. "Karena aku tidak bisa lagi bernapas," jawab sang bangsawan dalam karikatur itu seperti dikutip dari Sputnik, Jumat (12/3/2021).



Majalah kontroversial itu meluncurkan sampulnya secara online sebelum edisi baru mulai dijual pada hari Rabu lalu. Sontak hal ini memicu reaksi dari pengguna Twitter .



“Oof. Saya rasa inilah yang mereka maksud dengan 'bekerja keras atau pulang'," kata seseorang, sambil membagikan kartun berwarna merah yang mengkhawatirkan.

Lelucon lainnya: "Saya akan mengatakan sesuatu tetapi saya akan mendapat masalah."

Baca juga: Kerajaan Inggris akan Selesaikan Masalah Rasisme Secara 'Kekeluargaan'

Seorang pengguna lain berkomentar 'Meghan Lives Matter', mengejek slogan gerakan kulit hitam, yang sangat terlibat dengan protes anti kebrutalan polisi yang meluas musim panas lalu setelah kematian Floyd. Pria Afrika-Amerika itu meninggal saat akan ditahan polisi pada Mei 2020 setelah seorang petugas mencekik lehernya dengan lutut selama lebih dari delapan menit.

Wawancara Sussex dengan Oprah Winfrey yang ditayangkan pada hari Minggu telah mengangkat beberapa poin yang memicu kontroversi, dengan Meghan Markle mengklaim bahwa warna kulit putranya yang belum lahir adalah titik diskusi di antara bangsawan yang tidak disebutkan namanya.

Pangeran Harry membenarkan pernyataan istrinya tetapi menolak untuk mengatakan siapa orang atau orang yang dimaksud - hanya menandakan bahwa itu bukan Ratu atau Pangeran Philip.

Baca juga: Meghan Sebut Kerajaan Inggris Tolak Jadikan Anaknya Pangeran karena Khawatir Kulitnya Gelap

Majalah Charlie Hebdo mendapat kecaman, baik secara harfiah maupun kiasan, untuk beberapa kartunnya yang lebih berani di masa lalu. Pada 2015, majalh itu terkenal menjadi sasaran teroris karena karikaturnya yang mengejek Nabi Muhammad SAW, yang dianggap menghujat umat Islam. Sedikitnya 12 orang tewas dalam serangan itu.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Pulau Antartika Australia...
Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!
Rekomendasi
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Dasco Ungkap Pimpinan...
Dasco Ungkap Pimpinan DPR akan Temui Mahasiswa Besok
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
4 Fakta Ratu Suthida,...
4 Fakta Ratu Suthida, Navigator Tim Layar Thailand di SEA Games 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved