Bandar Narkoba Mengaku Suap Presiden Honduras Agar Tidak Diektradisi ke AS

Jum'at, 12 Maret 2021 - 09:11 WIB
loading...
A A A
Awal pekan ini, kantor kejaksaan federal untuk Distrik Selatan New York menyiapkan klaim yang menuduh presiden Honduras membantu mengatur lalu lintas narkoba di AS. Asisten jaksa penuntut, Jacob Harris Gutwillig, mengutip kesaksian yang menuduh bahwa Hernandez disebutkan dalam pertemuan dengan Ramirez pada 2013 dan pada 2014 atas rencananya untuk mengatur penyelundupan kokain.

Baca juga: Jejak Istri Cantik El Chapo: dari Ratu Kecantikan Menjadi Ratu Narkoba

Jaksa sebelumnya menyatakan tidak mempercayai saksi, karena ia memberikan bukti sebagai ganti suaka di AS. Hernandez, pada gilirannya, membantah ada hubungan dengan perdagangan narkoba di Honduras. Ia mengatakan bahwa klaim tersebut salah, karena mantan anggota kartel bermaksud membunuhnya untuk mendapatkan pengurangan hukuman.

Pada 2019, salah satu saudara presiden, Juan Antonio Hernandez, dihukum karena perdagangan narkoba. Sebagai bagian dari kasus ini, presiden juga dikatakan oleh jaksa AS terlibat dalam kegiatan perdagangan narkoba di Honduras dengan menerima lebih dari USD1 juta dari kepala salah satu pemimpin kartel narkoba terbesar Meksiko, Joaquin “El Chapo” Guzman, tetapi tidak ada tuntutan resmi yang diajukan terhadap Hernandez pada saat itu.

Baca juga: Istri Cantik Bos Kartel Narkoba El Chapo Ditangkap di Virginia
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Terungkap! AS Beri Syarat...
Terungkap! AS Beri Syarat Saudi Berdamai dengan Israel untuk Lanjutkan Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Wanita Punya Proteksi...
Wanita Punya Proteksi Alami dari Serangan Jantung, Tapi Bisa Hilang karena Ini
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
Berita Terkini
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved