Dewan HAM PBB Sesalkan Larangan Burka di Swiss

Rabu, 10 Maret 2021 - 18:04 WIB
loading...
Dewan HAM PBB Sesalkan...
https:/daerah.sindonews.com/artikel/jatim/13156/kini-burqa-dan-niqab-dilarang-di-ruang-publik-di-belanda. Foto/Ist
A A A
JENEWA - Kantor HAM PBB menuturkan menyesalkan larangan burka di Swiss . Menurut kantor HAM PBB, Swiss menggunakan hukum untuk mendikte apa yang harus dikenakan wanita dan itu bermasalah dari perspektif HAM.

Larangan burka diterapkan setelah adanya referendum yang digelar pada akhir pekan lalu. Dalam referendum yang dirancang oleh kubu sayap kanan di negara itu, 51,2%mendukung pelarangan penutup wajah di depan umum, termasuk burka atau niqab yang dikenakan oleh wanita Muslim.

Larangan itu akan disahkan meskipun ada tentangan dari pemerintah dan parlemen nasional. Larangan tersebut juga akan masuk ke dalam Konstitusi Swiss.

"Penggunaan hukum untuk mendikte apa yang harus dikenakan perempuan bermasalah dari perspektif HAM. Perempuan tidak boleh dipaksa untuk menutupi wajah mereka dan ini sangat disesalkan," kata juru bicara Komisaris Tinggi HAM PBB, Ravina Shamdasani.

"Larangan hukum atas penutup wajah akan membatasi kebebasan perempuan untuk mewujudkan agama atau keyakinan mereka dan memiliki dampak yang lebih luas pada hak asasi mereka," sambungnya, seperti dilansir Anadolu Agency pada Rabu (10/3/2021).

Shamdasani mengutip Kovenan Internasional tentang Hak Sipil dan Politik yang menyatakan bahwa kebebasan untuk membatasi pilihan dalam pakaian wanita hanya dapat dibatasi yang diperlukan untuk melindungi keselamatan, ketertiban, kesehatan, atau moral publik atau hak-hak dasar dan kebebasan orang lain.

"Pembenaran yang tidak jelas tentang bagaimana pemakaian penutup wajah akan menjadi ancaman bagi keselamatan, kesehatan atau hak orang lain tidak dapat dianggap sebagai alasan yang sah untuk pembatasan invasif terhadap kebebasan fundamental," ujarnya.

Dia mengatakan argumen yang mendukung larangan semacam itu di beberapa negara Eropa, termasuk Swiss, mempertanyakan kebebasan wanita yang memakai penutup wajah.

Larangan itu juga, jelasnya,menghukum beberapa wanita lebih jauh karena sesuatu yang, dalam kasus di mana argumen itu benar, berada di luar kendali mereka.Baca juga: Hasil Referendum Putuskan Swiss Larang Burqa

Jerman, Austria, Denmark, Prancis, Belgia, Latvia, dan Bulgaria melarang penggunaan penutup wajah.

Dirinya mengatakan terlepas dari apakah jilbab dikenakan pada seorang wanita oleh pasangan atau anggota keluarganya, atau dipaksakan sendiri untuk mengikuti keyakinan agama atau budayanya, pelarangan itu akan mengarah pada marginalisasi dan pengucilan lebih lanjut dari kehidupan publik.

"Ini terjadi pada saat wanita Muslim di Eropa melaporkan peningkatan diskriminasi, stereotip, permusuhan, dan dalam beberapa kasus, bahkan kekerasan fisik karena pakaian mereka," jelas Shamdasani.

"Kami mencatat dan menghargai fakta bahwa pemerintah federal Swiss menentang inisiatif ini dan mengusulkan solusi alternatif yang dapat diterima," tukasnya.Baca juga: Kini Burqa dan Niqab Dilarang di Ruang Publik di Belanda
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Negara Paling Damai...
Di Negara Paling Damai di Dunia Ini, Setiap Warganya Memiliki Bunker
Penerbangan Trump ke...
Penerbangan Trump ke Davos Berbalik Arah ke Washington karena Masalah Listrik, Lampu Sempat Padam
Terungkap! Maduro Diam-diam...
Terungkap! Maduro Diam-diam Kirim 127 Ton Emas Venezuela ke Swiss, Ini Alasannya
Pesta Tahun Baru Swiss...
Pesta Tahun Baru Swiss Berujung Tragedi Kebakaran Mengerikan, 40 Tewas, 115 Luka
Rayakan Tahun Baru,...
Rayakan Tahun Baru, Kebakaran Tewaskan Beberapa Orang di Kota Resor Ski Swiss
Menteri Zionis Ini Desak...
Menteri Zionis Ini Desak Israel Larang Azan di Masjid, Dianggap Terlalu Bising
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Pilu Seorang Ibu Gugat...
Pilu Seorang Ibu Gugat OpenAI Usai Kematian Putrinya Dikaitkan ChatGPT
Putri Thailand Bajrakitiyabha...
Putri Thailand Bajrakitiyabha Meninggal Dunia usai Koma 3 Tahun
Rekomendasi
Tepis Ada Pembagian...
Tepis Ada Pembagian Keuntungan Program MBG ke Presiden, Kepala BGN: Hoaks
Berawal dari Mesin Arcade,...
Berawal dari Mesin Arcade, Talenta Muda Indonesia Juara Turnamen Dance Game Asia Pasifik
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Berita Terkini
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved