Kesepakatan Ekstradisi China Mengkhawatirkan Etnis Uighur di Turki

Selasa, 09 Maret 2021 - 01:01 WIB
loading...
A A A
“Jika kesepakatan ini diratifikasi, kami bisa diekstradisi untuk kejahatan ini. Jadi kami khawatir,” papar wanita yang tinggal di flat kecil di Istanbul bersama suami Uighur dan putrinya yang berusia enam tahun.

Kekhawatiran Muslim Uighur yang tinggal di Turki telah diperburuk ketergantungan Ankara pada China untuk vaksin COVID-19, setelah menerima 15 juta dosis dari Sinovac Biotech China dan memesan puluhan juta dosis lainnya.

Namun, Menteri Luar Negeri (Menlu) Turki Mevlut Cavusoglu membantah bahwa perjanjian ekstradisi akan menyebabkan Uighur dipulangkan. Dia menggambarkannya sebagai rutinitas yang serupa dengan yang dilakukan Turki dengan negara lain.

Seorang juru bicara kedutaan besar China mengatakan bulan lalu bahwa warga Uighur yang telah mengadakan protes rutin di dekat misi diplomatik China di Turki dalam beberapa bulan terakhir berusaha menipu rakyat Turki dan merusak hubungan bilateral.

“Tujuan orang-orang ini dengan kebohongan yang dibuat-buat adalah menyerang kebijakan pemerintah China di Xinjiang, menghitamkan citra China, dan mengeksploitasi masalah yang terkait dengan Xinjiang,” papar dia.

Kedutaan tidak segera menanggapi permintaan komentar tentang protes terbaru pada Senin (8/3).
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
Siapa Zhang Zhidong?...
Siapa Zhang Zhidong? Warga China yang Dituduh sebagai Raja Fentanyl Meksiko
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Kritik Baru terhadap...
Kritik Baru terhadap Putusan Arbitrase Laut China Selatan: Perspektif Realisme
AS Serang Abadan dan...
AS Serang Abadan dan Mahshahr di Iran Barat, Wilayah Perbatasan Jadi Sasaran
Trump: AS Akan Hancurkan...
Trump: AS Akan Hancurkan Jembatan dan Pembangkit Listrik Iran
Rekomendasi
Amien Desak Prabowo...
Amien Desak Prabowo Perintahkan KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
UNJ Dorong Pendidikan...
UNJ Dorong Pendidikan Inklusif melalui Penguatan Kapasitas Guru di PKBM Ghaisan Cendekia
Purbaya Tepis Main-main...
Purbaya Tepis Main-main soal Tarik Ulur Dana SAL Rp400 Triliun di Bank BUMN
Berita Terkini
AS Berambisi Caplok...
AS Berambisi Caplok 3 Pulau Terluar Iran, Bunuh Diri atau Raih Kemenangan Taktis?
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Deretan 25 Pemimpin...
Deretan 25 Pemimpin Dunia yang Sampaikan Belasungkawa atas Kematian Sheikh Hamad
Mantan PM Yordania Sebut...
Mantan PM Yordania Sebut Perang Iran dan AS Tak Ada Gunanya
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved