Kelompok Kriminal Jadikan Vaksin Covid-19 sebagai Alat Penipuan

Senin, 08 Maret 2021 - 07:42 WIB
loading...
Kelompok Kriminal Jadikan...
Ilustrasi
A A A
LONDON - Pihak berwenang di Inggris telah melaporkan peningkatan aktivitas dari penjahat yang menggunakan vaksin COVID-19 untuk menargetkan publik agar menyerahkan uang tunai atau rincian keuangan. Penipuan individu berkisar dari permintaan "bayar untuk suntikan" hingga beberapa penipu bahkan mengiklankan vaksin cadangan di web gelap.

Gareth Norris, Dosen Senior Psikologi di Universitas Aberystwyth mengungkap mengapa hal ini bisa terjadi dan langkah-langkah yang dapat diambil orang untuk melindungi diri dari menjadi korban penipuan ini.

Baca: WHO Minta Uji Klinis Vaksin Sinovac Diperpanjang, Ternyata Ini Alasannya

Norris menuturkan, penipuan semacam ini cukup umun, tapi mengenai jumlah pastinya berapa banyak orang yang menjadi korban penipuan dengan menggunakan vaksin sebagai alat, dia menuturkan belum ada data pasti mengenai hal itu.

"Kami tidak tahu berapa banyak upaya penipuan yang dilakukan karena kita sangat jarang melaporkan. Kecuali jika rumah kita dirampok, Anda dapat melaporkannya ke polisi, tetapi sangat tidak mungkin melakukannya setiap kali kita menerima email atau teks penipuan," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Arkeolog Arab Saudi...
Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab
Rekomendasi
Tak Mau Cuma Impor,...
Tak Mau Cuma Impor, Raksasa EV China Leapmotor Langsung Rakit B10 di Jawa Barat
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Ruben Onsu Akui Sempat...
Ruben Onsu Akui Sempat Minta Bertemu Anak di Sekolah, Namun Gagal karena Alasan Ini
Berita Terkini
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Infografis
5 Cara Mencegah Lonjakan...
5 Cara Mencegah Lonjakan Covid-19 di Momen Libur Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved