Kelompok Kriminal Jadikan Vaksin Covid-19 sebagai Alat Penipuan

Senin, 08 Maret 2021 - 07:42 WIB
loading...
A A A
Baca: Lampu Hijau untuk Vaksinasi Mandiri

Jika mereka mengirim 2.000 dan mereka hanya mendapatkan beberapa tanggapan yang benar-benar mereka butuhkan dan begitu seseorang terpikat, mereka sering kali dapat menipu mereka untuk mendapatkan banyak uang, tetapi siapa pun benar-benar dapat menjadi korban. Mereka tidak selalu menargetkan orang-orang tertentu," sambungnya.

Dia lalu memberikan saran kepada orang-orang untuk tidak menjadi korban penipuan. Hal peratama yang harus dilakukan adalah harus berhati-hati untuk tidak langsung menanggapi dan bertindak tergesa-gesa ketika mendapatkan telepon atau email soal vaksin.

"Jadi, orang-orang sudah siap tetapi pada saat yang sama kita harus berhati-hati tentang informasi apa yang sebenarnya kita terima, dan bagaimana kita bertindak berdasarkan informasi itu," ungkapnya.

"Hal yang paling penting adalah jika Anda mendapatkan pesan dan Anda berpikir bahwa seseorang menghubungi Anda, Anda kemudian pergi ke sumber yang sebenarnya, jadi akan ada instruksi di sana tentang apa yang harus dilakukan dengan Anda, akan mendapatkan vaksin Anda - apa yang harus dilakukan? yang perlu Anda lakukan," jelasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
PM Belanda Rob Jetten...
PM Belanda Rob Jetten Minta Maaf kepada Tentara Maluku
Rekomendasi
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN...
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN Gandeng LPDP Kirim Mahasiswa ke China
Nostalgia dengan Fotografi...
Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
5 Cara Mencegah Lonjakan...
5 Cara Mencegah Lonjakan Covid-19 di Momen Libur Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved