Paus Fransiskus Kunjungi Tempat Kelahiran Nabi Ibrahim di Irak

Sabtu, 06 Maret 2021 - 20:01 WIB
loading...
Paus Fransiskus Kunjungi...
Lokasi arkeologi tempat kelahiran Nabi Ibrahim di Ur, Irak. Foto/REUTERS
A A A
UR - Paus Fransiskus mengunjungi tempat kelahiran Nabi Ibrahim setelah bertemu ulama Syiah di kota Najaf, Irak .

Saat kunjungan ke tempat bersejarah itu, Paus mengutuk kekerasan atas nama Tuhan sebagai "penghujatan terbesar".

Agenda Paus berturut-turut itu masing-masing berjarak sekitar 200 km, satu di kota Najaf dan yang lainnya di padang gurun. Perjalanan itu pun semakin menegaskan risiko yang bisa terjadi di negara yang masih dilanda konflik tersebut.

Baca juga: Paus Fransiskus Bertemu Ayatollah Ali Sistani dalam Tonggak Sejarah Lintas Agama

“Dari tempat ini, di mana iman lahir, dari tanah bapak kita Ibrahim, marilah kita tegaskan bahwa Tuhan itu penyayang dan bahwa penghujatan terbesar adalah mencemarkan nama-Nya dengan membenci saudara-saudari kita,” ungkap Paus Fransiskus di Ur, tempat Nabi Ibrahim lahir.

Baca juga: Paus Fransiskus Kunjungi Gereja Irak Tempat ISIS Bantai Hampir 60 Orang

Dengan angin gurun meniup jubah putihnya, Fransiskus, duduk bersama para pemimpin Muslim, Kristen dan Yazidi.

Lihat infografis: Azerbaijan Rugi Rp713 Triliun Akibat Dirusak Armenia

Dia berbicara di depan lokasi penggalian arkeologi kota berusia 4.000 tahun yang terdiri atas Ziggurat bergaya piramida, kompleks perumahan, kuil, dan istana.

Beberapa jam sebelumnya di Najaf, Fransiskus bertemu ulama top Syiah Ayatollah Agung Ali al-Sistani. Ini menegaskan bahwa kunjungan Paus merupakan sinyal kuat untuk hidup berdampingan di negara yang dilanda kekerasan itu.

Invasi Amerika Serikat (AS) 2003 menjerumuskan Irak ke dalam konflik sektarian selama bertahun-tahun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
1 Lagi Tentara AS Tewas...
1 Lagi Tentara AS Tewas Diserang Drone Iran
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
2 Jenderal Militer Ditangkap...
2 Jenderal Militer Ditangkap karena Korupsi Proyek Senilai Rp1,2 Triliun
Matikan Selat Hormuz!...
Matikan Selat Hormuz! AS dan Irak Deal Bangun Jalur Pipa Minyak Senilai Rp1.074 triliun
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
PM Jepang Takaichi:...
PM Jepang Takaichi: Akhirnya Saya Bisa Tidur 5 Jam, Nyetrika dan Jahit!
Rekomendasi
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
Formula 1 Hungarian...
Formula 1 Hungarian Grand Prix 2026: Jadwal Lengkap dan Link Streaming di VISION+
Berita Terkini
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved