Paus Fransiskus Kunjungi Tempat Kelahiran Nabi Ibrahim di Irak

Sabtu, 06 Maret 2021 - 20:01 WIB
loading...
A A A
Keamanan telah meningkat sejak kekalahan ISIS pada 2017, tetapi Irak terus menjadi teater untuk konflik global dan regional, terutama persaingan sengit AS-Iran yang telah terjadi di tanah Irak.

Sistani, 90, adalah salah satu tokoh paling berpengaruh dalam Islam Syiah, baik di Irak maupun di luar negeri. Pertemuan mereka adalah yang pertama antara seorang Paus dan ulama top Syiah.

Setelah pertemuan tersebut, Sistani menyatakan para pemimpin agama dunia memegang kekuatan besar untuk mempertanggungjawabkan dan untuk kebijaksanaan serta akal sehat agar menang atas perang.

Dia menambahkan orang Kristen harus hidup seperti semua orang Irak dalam damai dan hidup berdampingan.

Dalam pernyataan, Sistani mengatakan, "Kepemimpinan religius dan spiritual harus memainkan peran besar untuk menghentikan tragedi dan mendesak semua pihak, terutama kekuatan besar, untuk membuat kebijaksanaan dan akal sehat menang serta menghapus bahasa perang."

Pertemuan mereka berlangsung di rumah sederhana yang disewa Sistani selama beberapa dekade, terletak di dekat tempat suci Imam Ali berkubah emas di Najaf.

Satu foto resmi Vatikan menunjukkan Sistani dengan jubah tradisional Syiah hitam dan sorban duduk di seberang Fransiskus.

Meskipun Nabi Ibrahim dianggap sebagai bapak dari orang Kristen, Muslim dan Yahudi, tidak ada perwakilan Yahudi yang hadir pada acara antaragama di Ur.

Pada 1947, setahun sebelum kelahiran Israel, komunitas Yahudi Irak berjumlah sekitar 150.000 orang. Sekarang jumlah mereka bisa dihitung dengan jari.

Seorang pejabat Gereja setempat mengatakan orang-orang Yahudi dihubungi dan diundang tetapi situasi bagi mereka "rumit" terutama karena mereka tidak memiliki komunitas yang terstruktur.

Namun, dalam acara serupa di masa lalu, di negara-negara yang mayoritas penduduknya Muslim, seorang tokoh senior Yahudi asing telah hadir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
1 Lagi Tentara AS Tewas...
1 Lagi Tentara AS Tewas Diserang Drone Iran
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
2 Jenderal Militer Ditangkap...
2 Jenderal Militer Ditangkap karena Korupsi Proyek Senilai Rp1,2 Triliun
Matikan Selat Hormuz!...
Matikan Selat Hormuz! AS dan Irak Deal Bangun Jalur Pipa Minyak Senilai Rp1.074 triliun
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Rayakan Hari Yahudi,...
Rayakan Hari Yahudi, Ribuan Pemukim Ilegal Israel Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Juergen Klopp Selangkah...
Juergen Klopp Selangkah Lagi Jadi Pelatih Timnas Jerman
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Berita Terkini
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved