Junta Myanmar Semakin Beringas, DK PBB Didesak Bertindak Tegas
Sabtu, 06 Maret 2021 - 05:25 WIB
loading...
A
A
A
Kyaw Moe Tun dipecat oleh junta pada hari Sabtu lalu, sehari setelah dia mendesak negara-negara di Majelis Umum PBB yang beranggotakan 193 negara untuk menggunakan segala cara yang diperlukan untuk menggagalkan kudeta.
Junta Myanmar kemudian menunjuk wakil Duta Besar PBB Tin Maung Naing untuk menggantikannya. Namun dia telah mengundurkan diri dan misi Myanmar di PBB mengatakan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa, dalam sebuah catatan yang dilihat oleh Reuters pada hari Kamis, Kyaw Moe Tun tetap menjadi utusan negara itu.
Baca juga: Dianggap Berkhianat, Junta Myanmar Pecat Dubes untuk PBB
Schraner Burgener juga mengatakan kepada dewan bahwa situasi di Myanmar bergerak menuju krisis kemanusiaan yang akut.
“Kudeta secara fundamental berdampak pada angkatan kerja, investasi, stabilitas, prediktabilitas, konektivitas dan keamanan. Ini hampir seperti menyaksikan ekonomi Myanmar memasuki keadaan sepsis,” tukasnya.
Junta Myanmar kemudian menunjuk wakil Duta Besar PBB Tin Maung Naing untuk menggantikannya. Namun dia telah mengundurkan diri dan misi Myanmar di PBB mengatakan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa, dalam sebuah catatan yang dilihat oleh Reuters pada hari Kamis, Kyaw Moe Tun tetap menjadi utusan negara itu.
Baca juga: Dianggap Berkhianat, Junta Myanmar Pecat Dubes untuk PBB
Schraner Burgener juga mengatakan kepada dewan bahwa situasi di Myanmar bergerak menuju krisis kemanusiaan yang akut.
“Kudeta secara fundamental berdampak pada angkatan kerja, investasi, stabilitas, prediktabilitas, konektivitas dan keamanan. Ini hampir seperti menyaksikan ekonomi Myanmar memasuki keadaan sepsis,” tukasnya.
Lihat Juga :