Gagal Minta Pertanggungjawaban Israel, Iran Kecam Dewan Keamanan PBB

Selasa, 02 Juni 2026 - 18:19 WIB
loading...
Gagal Minta Pertanggungjawaban...
Asap mengepul dari wilayah Lebanon yang diserang Israel. Foto/anadolu
A A A
TEHERAN - Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi mendesak Dewan Keamanan PBB untuk “melangkah lebih jauh dari sekadar menyatakan keprihatinan”. Dia meminta DK PBB “mengambil keputusan yang menghukum dan mengikat” terhadap Israel.

Krisis Timur Tengah adalah “produk dari kejahatan dan impunitas rezim Zionis, yang melanggar kedaulatan pemerintah, membuat gencatan senjata tidak berarti, dan menodai kesucian Palestina,” kata Gharibabadi dalam unggahan di X.

“Hukum internasional tidak ditegakkan melalui kecaman yang murah dan tidak efektif,” tambahnya.

“Dalam hal ini, klaim presiden AS yang telah mencegah Netanyahu melancarkan serangan besar-besaran di Beirut lebih dari sekadar tanda upaya perdamaian Washington, itu adalah konfirmasi peran langsung Amerika dalam mengelola agresi rezim Zionis,” kata Gharibabadi.

“Jika keputusan untuk menyerang ibu kota negara merdeka dapat diubah hanya dengan satu panggilan telepon, pertanyaan utamanya adalah: mengapa pelanggaran gencatan senjata selama berbulan-bulan, agresi terhadap Lebanon, pengungsian rakyatnya, dan ancaman terhadap kedaulatan negara ini – yang didukung oleh dukungan politik dan militer Barat – terus berlanjut tanpa henti?” papar dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Momen PM Inggris Keir...
Momen PM Inggris Keir Starmer Tak Kuasa Menahan Tangis saat Umumkan Mundur
Rekomendasi
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Bumerang Bagi Penerimaan...
Bumerang Bagi Penerimaan Negara, Usulan Kenaikan Batas Produksi Rokok Tuai Kritik
Mau Nyaman Liburan ke...
Mau Nyaman Liburan ke Bali? Perhatikan Ini Sebelum Memilih Tour Wisata
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved