Korban Terus Berjatuhan, 9 Tewas Saat Polisi Myanmar Bubarkan Aksi Protes
Rabu, 03 Maret 2021 - 18:05 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Menlu Retno Tegaskan Restorasi Demokrasi di Myanmar Harus Terus Didorong
Seorang saksi mata dan media melaporkan dua orang tewas di kota terbesar kedua di negara itu, Mandalay, dan satu orang tewas ketika polisi melepaskan tembakan di kota utama Yangon, kata seorang saksi mata di sana.
Para pengunjuk rasa juga keluar di Negara Bagian Chin di barat, Negara Bagian Kachin di utara, Negara Bagian Shan di timur laut, wilayah tengah Sagaing dan selatan, kata media dan penduduk.
“Kami bertujuan untuk menunjukkan bahwa tidak ada seorang pun di negara ini yang menginginkan kediktatoran,” ucap Salai Lian, seorang aktivis di Negara Bagian Chin.
Baca juga: Di Pertemuan ASEAN, RI Peringatkan Masalah Myanmar Bisa Ancam Keamanan Kawasan
Kantor berita Myanmar Now melaporkan pasukan keamanan juga menahan sekitar 300 pengunjuk rasa ketika mereka membubarkan aksi protes di Yangon. Seorang aktivis mengatakan beberapa pemimpin protes termasuk di antara mereka yang dibawa pergi.
Video yang diposting di media sosial menunjukkan antrean panjang pria muda, tangan di atas kepala, masuk ke truk tentara saat polisi dan tentara berjaga. Reuters tidak dapat memverifikasi rekaman tersebut.
Seorang saksi mata dan media melaporkan dua orang tewas di kota terbesar kedua di negara itu, Mandalay, dan satu orang tewas ketika polisi melepaskan tembakan di kota utama Yangon, kata seorang saksi mata di sana.
Para pengunjuk rasa juga keluar di Negara Bagian Chin di barat, Negara Bagian Kachin di utara, Negara Bagian Shan di timur laut, wilayah tengah Sagaing dan selatan, kata media dan penduduk.
“Kami bertujuan untuk menunjukkan bahwa tidak ada seorang pun di negara ini yang menginginkan kediktatoran,” ucap Salai Lian, seorang aktivis di Negara Bagian Chin.
Baca juga: Di Pertemuan ASEAN, RI Peringatkan Masalah Myanmar Bisa Ancam Keamanan Kawasan
Kantor berita Myanmar Now melaporkan pasukan keamanan juga menahan sekitar 300 pengunjuk rasa ketika mereka membubarkan aksi protes di Yangon. Seorang aktivis mengatakan beberapa pemimpin protes termasuk di antara mereka yang dibawa pergi.
Video yang diposting di media sosial menunjukkan antrean panjang pria muda, tangan di atas kepala, masuk ke truk tentara saat polisi dan tentara berjaga. Reuters tidak dapat memverifikasi rekaman tersebut.
Lihat Juga :