Tegas, WHO Larang Penggunaan Hydroxychloroquine untuk Obati COVID-19

Selasa, 02 Maret 2021 - 22:13 WIB
loading...
Tegas, WHO Larang Penggunaan...
WHO melarang penggunaan Hydroxychloroquine untuk mengobati COVID-19. Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan Hydroxychloroquine tidak boleh digunakan untuk mencegah atau mengobati COVID-19 . Obat anti-inflamasi tersebut pernah disebut-sebut oleh mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump , di mana saat itu ia mengatakan menggunakan obat tersebut mencegah tertular virus Corona baru musim semi lalu.

Panel ahli WHO menemukan bahwa obat tersebut tidak memiliki efek berarti pada kematian atau rawat inap akibat virus Corona baru . Mereka menambahkan bahwa obat itu bahkan dapat meningkatkan risiko efek samping.

"Dengan kepastian tinggi, panel pengembangan pedoman membuat rekomendasi kuat terhadap penggunaan hydroxychloroquine untuk individu yang tidak memiliki Covid-19," tulis panel dalam jurnal medis peer-review The BMJ pada hari Selasa, (2/3/2021).



"Panel menilai bahwa hampir semua orang tidak akan menganggap obat ini bermanfaat," sambung laporan itu seperti dikutip dari CBS.

Bukti memuncak dari enam uji coba kontrol acak yang melibatkan lebih dari 6.000 orang - baik dengan atau tanpa paparan virus yang diketahui.

Panel tersebut mengatakan bahwa hydroxychloroquine tidak lagi dianggap sebagai prioritas penelitian dan para peneliti harus memfokuskan kembali upaya mereka pada obat pencegahan lain yang menjanjikan. Panel WHO menambahkan lebih dari 80 uji coba yang berencana untuk mendaftarkan setidaknya 100.000 peserta untuk penelitian lebih lanjut hydroxychloroquine tidak mungkin mengungkap manfaat apa pun dan harus dibatalkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Disebut Calon Kuat Jadi...
Disebut Calon Kuat Jadi Direktur Jenderal WHO, Menkes Budi: Saya akan Konfirmasi
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
WHO Peringatkan Skenario...
WHO Peringatkan Skenario Nuklir Terburuk di Iran, Rusia Kutuk Serangan Israel
WHO Ungkap Lebih dari...
WHO Ungkap Lebih dari 16.500 Orang di Gaza Butuh Perawatan Medis Mendesak
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Heboh! Pentagon Sempat...
Heboh! Pentagon Sempat Lockdown Usai Sensor Deteksi Antraks, Ternyata Alarm Palsu
Sosok Elon Musk, Triliuner...
Sosok Elon Musk, Triliuner Pertama di Dunia Berkat IPO SpaceX
Rekomendasi
Gugatan CLS terkait...
Gugatan CLS terkait Ijazah Wapres Gibran Lanjut ke Pemeriksaan Pokok Perkara
Visa Ditolak AS, Wasit...
Visa Ditolak AS, Wasit Somalia Omar Artan Panen Duit FIFA
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
Berita Terkini
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Infografis
Bikin Kecanduan dan...
Bikin Kecanduan dan Pengaruhi Otak, WHO Larang Vape
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved