18 Demonstran Ditembak Mati, Junta Myanmar Bantah Gunakan Peluru Tajam

Selasa, 02 Maret 2021 - 16:37 WIB
loading...
18 Demonstran Ditembak...
Junta Myanmar menyatakan telah menginstruksikan tidak menggunakan peluru tajam dalam membubarkan demonstrasi. Foto/Bloomberg
A A A
NAYPYITAW - Militer Myanmar telah meminta pasukan keamanan yang bertanggung jawab atas serangan mematikan terhadap pengunjuk rasa anti-kudeta selama akhir pekan untuk tidak menggunakan amunisi langsung saat kecaman internasional berdatangan.

Pengumuman itu dibuat dalam siaran di MRTV yang dikelola negara setelah negara Asia Tenggara itu pada Minggu menyaksikan hari paling mematikan sejak kudeta 1 Februari . PBB mengatakan sedikitnya 18 pengunjuk rasa tewas dan 30 lainnya luka-luka. Militer juga mengatakan pada Senin kemarin bahwa lebih dari 1.300 pengunjuk rasa ditangkap selama aksi demonstrasi nasional.

“Mengenai metode penyebaran massa, pasukan keamanan telah diinstruksikan untuk tidak menggunakan peluru tajam,” kata militer Myanmar dalam siaran tersebut seperti dilansir dari Bloomberg, Selasa (2/3/2021).



Sebaliknya, junta Myanmar menuduh pengunjuk rasa menghasut aksi kekerasan dengan menggunakan ketapel dan bom bensin.

"Pasukan keamanan diizinkan untuk melindungi diri mereka sendiri ketika pengunjuk rasa membahayakan nyawa mereka dengan melepaskan tembakan ke arah pengunjuk rasa di bawah pinggang," kata mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
Daftar 11 Pemimpin ASEAN...
Daftar 11 Pemimpin ASEAN yang Paling Sering Bepergian ke Luar Negeri, Prabowo Nomor Satu
Jejak China dalam Konflik...
Jejak China dalam Konflik Myanmar: dari Ekspor Revolusi hingga Kartu Geopolitik
Para Pemimpin Asia Tenggara...
Para Pemimpin Asia Tenggara Bahas Cara Hadapi Dampak Perang Iran di KTT ASEAN
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Krisis Demografi China:...
Krisis Demografi China: Pemerintah Dorong Gerakan Lansia Merawat Lansia
Helikopter Tempur Apache...
Helikopter Tempur Apache AS Jatuh Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
Rekomendasi
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
Daftar SD dan SMP Swasta...
Daftar SD dan SMP Swasta Gratis di SPMB Kota Semarang 2026, Cek Jadwal dan Cara Daftarnya
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, 27-28 Juni Gratis Naik Transum, Bebas Masuk Ancol dan Ragunan
Berita Terkini
4 Fakta Serangan Iran...
4 Fakta Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved