Kapal Selam AS Diklaim Siap Tenggelamkan Kapal Perang Rusia di Suriah

Minggu, 28 Februari 2021 - 15:34 WIB
loading...
Kapal Selam AS Diklaim...
Kapal Selam AS, UU John Werner, siap menenggelamkan kapal perang Rusia di Suriah pasca serangan udara ke Suriah pada 2018 lalu. Foto/news.usni.org
A A A
WASHINGTON - Kapal selam Amerika Serikat (AS), USS John Warner, dilaporkan bersiap untuk menenggelamkan kapal perang Rusia jika merespons serangan udara di Suriah pada April 2018. Demikian laporan kantor berita Fox News.

Menurut Fox News, USS John Warner meluncurkan enam rudal Tomahawk dari Laut Mediterania ke Suriah. Serangan itu menandai debut tempur kapal selam kelas Virginia itu.

"USS John Warner terjun dan bersiap untuk menenggelamkan kapal perang Rusia mana pun jika mereka mengambil tindakan terhadap kapal Angkatan Laut AS di daerah tersebut termasuk yang bertindak sebagai umpan dan tidak meluncurkan rudal ke Suriah," seperti dikutip dari Fox News, Minggu (28/2/2021).



Laporan tersebut adalah bagian dari artikel yang diturunkan Fox News saat membandingkan serangan udara yang dilakukan oleh Presiden Joe Biden dengan pendahulunya Donald Trump. Serangan yang diluncurkan oleh AS atas perintah Biden pada Kamis lalu menyasar fasilitas yang digunakan oleh milisi yang didukung Iran di Suriah timur.

Dalam serangan yang disebut sebagai peringatan untuk Iran itu, pesawat-pesawat tempur F-15 AS tidak menggunakan rudal Tomahawk karena dianggap tidak dibutuhkan. Jet-jet tempur AS menjatuhkan tujuh bom berpemandu GPS seberat 500 pon dengan target milisi pro Iran di daerah yang belum diperintah oleh pasukan Presiden Suriah Bashar al-Assad sejak perang saudara dimulai. Itu salah satu alasan pasukan Amerika dapat ditempatkan di sana di dekat perbatasan Irak dalam beberapa tahun terakhir untuk melawan ISIS yang relatif tidak terganggu.

Baca juga: Atas Perintah Biden, AS Serang Suriah dengan Target Milisi Pro-Iran
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Makin Brutal, Pemukim...
Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat
Rekomendasi
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri, Langsung Teriak: Siap!
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Berita Terkini
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved