Boris Johnson: Vaksin Covid-19 Mungkin Tak akan Pernah Ditemukan

Senin, 18 Mei 2020 - 19:54 WIB
loading...
Boris Johnson: Vaksin...
Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson mengatakan, mungkin tidak pernah ada vaksin untuk Covid-19, meskipun ada upaya global yang besar untuk mengembangkannya. Foto/REUTERS
A A A
LONDON - Perdana Menteri Inggris , Boris Johnson mengatakan, mungkin tidak pernah ada vaksin untuk Covid-19 , meskipun ada upaya global yang besar untuk mengembangkannya. Johnson menuturkan, semua pihak harus mencari jalan lain untuk dapat mengendalikan virus ini.

"Masih ada jalan yang sangat panjang, dan saya harus jujur bahwa vaksin mungkin tidak membuahkan hasil," kata Johnson, dalam sebuah tulisan yang diterbitkan di surat kabar Mail.

"Kami perlu menemukan cara baru untuk mengendalikan virus, termasuk menguji orang yang memiliki gejala dan melacak kontak orang-orang yang terinfeksi," sambungnya, seperti dilansir Al Jazeera pada Senin (18/5/2020).

Inggris sendiri diketahui telah menguncurkan dana USD 110 juta untuk mempercepat pembukaan Pusat Manufaktur dan Inovasi Vaksin yang baru. Johnson mengatakan, Inggris juga mendukung penelitian perawatan obat untuk membantu orang pulih lebih cepat dari virus tersebut.

"Proyek-proyek, di Universitas Oxford dan Imperial College London, membuat kemajuan yang baik pada "kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Namun, belum ada kepastian. Kita mungkin tidak pernah menemukan vaksin Covid-19 yang berhasil," katanya.

Terkait pelonggaran beberapa pembatasan pada kegiatan di luar ruangan dan rencana untuk melanjutkan pelonggaran aturan selama beberapa bulan ke depan, Johnson mengatakan ini adalah sebuah langkah awal, yang bagi sebagian orang tidak akan mudah dijalani.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Apakah AI Cukup Cerdas...
Apakah AI Cukup Cerdas Menjadi Wasit Piala Dunia 2026?
Dituduh Spionase Iran,...
Dituduh Spionase Iran, 3 Orang Dijatuhi Hukuman Penjara Seumur Hidup di Bahrain
Trump: Pemimpin Iran...
Trump: Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei 90% Telah Lenyap
Rekomendasi
Presiden Petisi Ahli...
Presiden Petisi Ahli Sebut Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Sesuai dengan UU Kejaksaan
Bangun Budaya Peduli...
Bangun Budaya Peduli Lingkungan, SDN Keranggan Tangsel Bidik Adiwiyata Nasional
Aplikasi SIAP DAN, Inovasi...
Aplikasi SIAP DAN, Inovasi Pemkab Bandung dalam Perkuat Pengawasan Berbasis Digital
Berita Terkini
Politik AS Didominasi...
Politik AS Didominasi Manula! Ini Deretan Politisi Tua yang Melebihi Usia Pensiun
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Infografis
Intelijen: Ukraina Akan...
Intelijen: Ukraina Akan Lenyap jika Tak Setuju Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved