Tidak Setia pada China, Politisi dan Pejabat Hong Kong Dilarang Menjabat
Rabu, 24 Februari 2021 - 00:47 WIB
loading...
A
A
A
"Melakukan kerusakan pada sistem fundamental negara, sistem sosialis, atau merusak sistem sosialis yang dipimpin oleh Partai Komunis China, tidak boleh diizinkan," tegasnya seperti dikutip dari France24, Rabu (24/2/2021).
China telah menerapkan tindakan keras terhadap para kritikusnya di Hong Kong setelah aksi protes pro-demokrasi yang besar dan sering disertai kekerasan mengguncang pusat keuangan itu pada tahun 2019 lalu.
Lawan-lawan politik Beijing telah dipenjara dan diadili sementara setiap bulan juga membawa undang-undang, prosedur dan kebijakan baru yang bertujuan untuk menekan perbedaan pendapat dan memaksakan ortodoksi politik, termasuk undang-undang keamanan nasional baru yang meluas .
Baca juga: Merespons Inggris, China Tidak Akui Paspor BNO Warga Hong Kong
Hong Kong tidak pernah menjadi negara demokrasi - sesuatu yang memicu protes dan kebencian terhadap Beijing.
Tapi kota itu mempertahankan lapisan pilihan yang memungkinkan oposisi kecil dan vokal berkembang pada pemilihan lokal tertentu.
Dalam beberapa tahun terakhir, pihak berwenang Hong Kong telah meningkatkan diskualifikasi politisi baik yang duduk di legislatif kota yang semi-terpilih atau mencalonkan diri sebagai kandidat, berdasarkan pandangan politik mereka.
Baca juga: Siap Tampung Warga Hong Kong, Inggris Luncurkan Visa Baru
China telah menerapkan tindakan keras terhadap para kritikusnya di Hong Kong setelah aksi protes pro-demokrasi yang besar dan sering disertai kekerasan mengguncang pusat keuangan itu pada tahun 2019 lalu.
Lawan-lawan politik Beijing telah dipenjara dan diadili sementara setiap bulan juga membawa undang-undang, prosedur dan kebijakan baru yang bertujuan untuk menekan perbedaan pendapat dan memaksakan ortodoksi politik, termasuk undang-undang keamanan nasional baru yang meluas .
Baca juga: Merespons Inggris, China Tidak Akui Paspor BNO Warga Hong Kong
Hong Kong tidak pernah menjadi negara demokrasi - sesuatu yang memicu protes dan kebencian terhadap Beijing.
Tapi kota itu mempertahankan lapisan pilihan yang memungkinkan oposisi kecil dan vokal berkembang pada pemilihan lokal tertentu.
Dalam beberapa tahun terakhir, pihak berwenang Hong Kong telah meningkatkan diskualifikasi politisi baik yang duduk di legislatif kota yang semi-terpilih atau mencalonkan diri sebagai kandidat, berdasarkan pandangan politik mereka.
Baca juga: Siap Tampung Warga Hong Kong, Inggris Luncurkan Visa Baru
Lihat Juga :