Pasukan Khusus Jerman Disangka Teroris Selama Latihan di AS
Senin, 22 Februari 2021 - 13:40 WIB
loading...
A
A
A
Ketika staf rumah sakit meminta mereka untuk menunjukkan ID mereka, kedua prajurit berpakaian preman tersebut menolak dan malah menunjukkan perintah berbaris NATO.
Majalah Jerman tersebut menulis bahwa keduanya bertindak sangat mencurigakan sehingga staf rumah sakit memberi tahu FBI. Mereka mengira kedua prajurit Jerman itu adalah teroris yang memata-matai rumah sakit untuk kemudian melakukan serangan.
Baca juga: Viral Video Pria Malaysia Membuat Seorang Muslimah Murtad, Polisi Turun Tangan
FBI kemudian menghubungi Kedutaan Besar Jerman di Amerika Serikat untuk mendapatkan informasi, tetapi staf kedutaan tidak dapat menjelaskan situasi karena mereka belum diberitahu tentang latihan militer karena kerahasiaan yang tinggi.
Situasi tersebut teratasi setelah agen-agen FBI melakukan beberapa panggilan ke Jerman.
Majalah Jerman tersebut menulis bahwa keduanya bertindak sangat mencurigakan sehingga staf rumah sakit memberi tahu FBI. Mereka mengira kedua prajurit Jerman itu adalah teroris yang memata-matai rumah sakit untuk kemudian melakukan serangan.
Baca juga: Viral Video Pria Malaysia Membuat Seorang Muslimah Murtad, Polisi Turun Tangan
FBI kemudian menghubungi Kedutaan Besar Jerman di Amerika Serikat untuk mendapatkan informasi, tetapi staf kedutaan tidak dapat menjelaskan situasi karena mereka belum diberitahu tentang latihan militer karena kerahasiaan yang tinggi.
Situasi tersebut teratasi setelah agen-agen FBI melakukan beberapa panggilan ke Jerman.
(min)
Lihat Juga :