Keluarga Kerajaan Dubai: Putri Latifa Sedang Dirawat di Rumah

Sabtu, 20 Februari 2021 - 18:01 WIB
loading...
A A A
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken mengatakan kepada BBC bahwa dia akan menyelidiki kasus ini.

"Kami menangani hak asasi manusia dengan serius, kami akan memantau situasi dengan cermat. Di seluruh bidang, dengan musuh, pesaing, dengan mitra dan sekutu. Kami menganggap serius hak asasi manusia dan presiden telah meletakkannya di jantung kebijakan luar negeri kami dan negara-negara dapat mengharapkan kami untuk menindaklanjutinya," papar dia.

Kepala Human Rights Watch, Kenneth Roth, menggambarkan pernyataan keluarga itu sebagai "cerita sampul". Dia mengatakan tidak ada yang akan percaya para bangsawan Dubai sampai Latifa memiliki kebebasan berbicara untuk dirinya sendiri.

Kampanye FreeLatifa mengatakan, pernyataan serupa dari keluarga kerajaan telah diberikan di masa lalu dan tidak dapat dipercaya.

Dalam pernyataan, para pegiat mengatakan mereka khawatir otoritas Dubai mungkin telah menyiksanya dan membiusnya.

"Sekarang sangat mendesak bahwa tim independen dari Perserikatan Bangsa-Bangsa pergi ke Dubai dan dapat mengunjungi Latifa segera, dan bahwa mereka bersikeras agar Latifa dibawa ke tempat aman di negara pilihannya," ungkap kampanye FreeLatifa.

Apa yang dikatakan keluarga kerajaan Dubai?

Tanggapan keluarga kerajaan datang melalui Kedutaan Besar (Kedubes) Uni Emirat Arab (UEA) di London, Inggris.

"Menanggapi pemberitaan media tentang Sheikha Latifa, kami ingin berterima kasih kepada mereka yang telah menyatakan kepeduliannya atas kesejahteraannya, meskipun liputannya tentu tidak mencerminkan posisi sebenarnya," ungkap pernyataan keluarga kerajaan Dubai.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
Canda Bahlil ke Nusron...
Canda Bahlil ke Nusron Wahid Berkacamata Hitam, Sedih Inggris Kalah vs Argentina
Musim Panas Makin Menyengat,...
Musim Panas Makin Menyengat, Tokyo Dorong Karyawan Kenakan Celana Pendek ke Kantor
Perang Makin Sengit,...
Perang Makin Sengit, Iran Siapkan Kemungkinan Perang Darat Lawan AS
Rekomendasi
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
Breaking News! Hotman...
Breaking News! Hotman Paris Mundur sebagai Pengacara Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved