Lawan Pemerkosa, Para Wanita Afrika Selatan Kini Bawa Senjata Api

Senin, 08 Februari 2021 - 10:08 WIB
loading...
Lawan Pemerkosa, Para...
Ilustrasi penggunaan senjata api. Foto/SINDOnews.com
A A A
JOHANNESBURG - Bagi lusinan wanita yang berlatih di tempat latihan tembak dekat Johannesburg, Afrika Selatan , mempelajari cara menggunakan senjata api telah menjadi sarana perlindungan di negara di mana seorang wanita dibunuh setiap tiga jam.

Untuk pertama kali dalam hidupnya, Ntando Mthembu memegang pistol di tangannya. Tanpa ragu dia menembakkan 10 peluru ke arah target kardus.

Baca juga: Pasukan Rusia Cari 2 Jasad Tentara Israel di Suriah

November lalu, sepupu Mthembu, ditinggalkan sendirian di sebuah rumah selama beberapa jam, diperkosa dan dibunuh secara beramai-ramai.

"Sebelum itu terjadi pada saya, saya ingin bersiap-siap," kata Mthembu yang berusia 33 tahun.

Afrika Selatan adalah salah satu negara paling kejam di dunia, dan tingkat pembunuhannya terus meningkat.

Pada 2019-2020, negara itu mengalami 21.325 pembunuhan, naik 1,4 persen dari tahun sebelumnya. Data tersebut adalah laporan polisi tahunan terbaru.

Tingkat femisida di negara itu lima kali lebih tinggi dari rata-rata global.

"Wanita adalah target di negara ini," kata Matsie Noge, peserta lain dalam pelatihan yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pemilik Senjata Afrika Selatan (GOSA).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Israel Gugat New York...
Israel Gugat New York Times karena Ungkap Tentara Zionis Perkosa Tahanan Palestina Secara Brutal
Pembunuh Sadis Pengemudi...
Pembunuh Sadis Pengemudi Ojol di Tangerang Ditetapkan Jadi Tersangka
Banjir Hancurkan Peternakan,...
Banjir Hancurkan Peternakan, Lepaskan Hampir 900 Ular Termasuk Kobra ke Permukiman
Trump Sebut Iran Sudah...
Trump Sebut Iran Sudah Tak Berdaya: Angkatan Laut dan Pemimpin Mereka Telah Tiada
Rekomendasi
IUCN Lihat Menhut Paham...
IUCN Lihat Menhut Paham Akar Masalah Konservasi Gajah
Timnas Spanyol Harus...
Timnas Spanyol Harus Lihat! Botol Minum Pickford Bikin Messi dan Pemain Argentina Geleng-geleng Kepala
Hak Asuh Anak setelah...
Hak Asuh Anak setelah Perceraian dalam Islam, Kapan Anak Boleh Memilih Ayah atau Ibunya?
Berita Terkini
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
Infografis
Alasan AS Hindari Perlombaan...
Alasan AS Hindari Perlombaan Senjata Nuklir Lawan Rusia dan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved