Rusia Usir Diplomat Swedia dan Jerman Karena Hadiri Demonstrasi Dukung Navalny

Minggu, 07 Februari 2021 - 09:18 WIB
loading...
Rusia Usir Diplomat...
Diplomat dari tiga negara itu diusir karena partisipasi mereka dalam unjuk rasa di Moskow dan St. Petersburg. Di mata Moskow, aksi demonstrasi yang digalang pendukung Navalny itu tidak sah. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Pemerintah Rusia telah menyatakan seorang diplomat Swedia , Polandia, dan Jerman sebagai personae non gratae. Diplomat dari tiga negara itu diusir karena partisipasi mereka dalam unjuk rasa pada 23 Januari di Moskow dan St. Petersburg. Di mata Moskow, aksi demonstrasi yang digalang pendukung Navalny itu tidak sah.

Menurut Kementerian Luar Negeri Rusia, diplomat dari ketiga negara itu telah melanggar Konvensi Wina 1961 soal hubungan diplomatik. Baca juga: Dubes Rusia: Saya Tak Percaya Jenderal AS Ingin Perang Nuklir dengan Moskow

"Sesuai dengan Konvensi Wina tentang Hubungan Diplomatik 18 April 1961, para diplomat yang ikut serta dalam unjuk rasa tidak sah telah dinyatakan sebagai personae non gratae. Mereka harus meninggalkan Rusia secepat mungkin," kata kementerian itu.

Menurut kementerian, seperti dilansir Tass pada Minggu (7/2/2021), Duta Besar Swedia, Polandia, dan Jerman telah dipanggil ke Kementerian Luar Negeri Rusia pada atas insiden ini.

"Pihak Rusia mengharapkan bahwa misi diplomatik Swedia, Polandia, dan Jerman serta personelnya akan secara ketat mematuhi hukum internasional," kementerian itu menekankan. Baca juga: Biden Pamer Otot Kebijakan Luar Negeri: Amerika Kembali

Rusia sendiri diketahui menangkap ribuan demonstran, yang menuntut pembebasan Navalny tersebut. Moskow mengatakan demonstrasi itu tidak sah, karena tidak mendapatkan izin dari pihak berwenang.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
Dominasi Pizza Hut Memudar...
Dominasi Pizza Hut Memudar hingga Dilego Pemilik Rp47,8 Triliun
Rekomendasi
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempari Polisi dan TNI dengan Batu
Sandy Tumiwa Unggah...
Sandy Tumiwa Unggah Foto Bareng Tessa Kaunang, Captionnya Bikin Hebol Lagi
Nonton Microdrama V+Short...
Nonton Microdrama V+Short Lebih Puas, Upgrade ke VIP Plan Sesuai Kebutuhan!
Berita Terkini
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved