AS: Beli S-400 Rusia, Turki Tak Konsisten dengan Komitmen sebagai Sekutu NATO
Sabtu, 06 Februari 2021 - 07:02 WIB
loading...
A
A
A
Erdogan juga mengatakan sebelumnya bahwa sanksi AS terhadap negaranya atas pembelian S-400 menunjukkan rasa tidak hormat Amerika Serikat terhadap sekutu penting NATO.
Pada Desember 2020, pemerintahan Donald Trump menjatuhkan sanksi terhadap Ankara di bawah Undang-Undang Melawan Musuh Amerika Melalui Sanksi (CAATSA). Pembatasan tersebut menargetkan empat afiliasi Presidensi Industri Pertahanan Turki, termasuk kepalanya, Ismail Demir.
Baca juga: Khamenei Dapat Cabut Fatwa Haram Bikin Bom Nuklir Jika Israel Bertindak Bahaya
Belakangan, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken berjanji untuk melihat dampak dari sanksi yang ada dan menentukan "apakah masih ada lagi yang perlu dilakukan".
Pada Juli 2019, pemerintah AS mengumumkan bahwa mereka menghentikan partisipasi Turki dalam program F-35 atas pembelian sistem S-400. Turki awalnya bermaksud untuk membeli lebih dari 100 unit jet tempur F-35, tetapi baru membeli 30 ketika ditangguhkan dari proyek tersebut.
Pada Desember 2020, pemerintahan Donald Trump menjatuhkan sanksi terhadap Ankara di bawah Undang-Undang Melawan Musuh Amerika Melalui Sanksi (CAATSA). Pembatasan tersebut menargetkan empat afiliasi Presidensi Industri Pertahanan Turki, termasuk kepalanya, Ismail Demir.
Baca juga: Khamenei Dapat Cabut Fatwa Haram Bikin Bom Nuklir Jika Israel Bertindak Bahaya
Belakangan, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken berjanji untuk melihat dampak dari sanksi yang ada dan menentukan "apakah masih ada lagi yang perlu dilakukan".
Pada Juli 2019, pemerintah AS mengumumkan bahwa mereka menghentikan partisipasi Turki dalam program F-35 atas pembelian sistem S-400. Turki awalnya bermaksud untuk membeli lebih dari 100 unit jet tempur F-35, tetapi baru membeli 30 ketika ditangguhkan dari proyek tersebut.
(min)
Lihat Juga :