DPR AS Hukum Legislator Republik Pendukung Teori Konspirasi QAnon
Sabtu, 06 Februari 2021 - 03:02 WIB
loading...
A
A
A
"Dan itulah yang benar-benar saya sesali," tukasnya.
Dalam momen yang mengejutkan di sidang DPR itu, Greene mengakui bahwa penembakan di sekolah benar-benar nyata dan bahwa serangan 11 September benar-benar terjadi - tragedi AS yang dia ragukan di masa lalu.
Baca juga: 'Dimarahi'Politisi Republik, Legislator Demokrat Pindah Kantor
"Ketika saya mulai menemukan informasi yang salah, kebohongan, hal-hal yang tidak benar dalam pos QAnon ini, saya berhenti mempercayainya," kata Greene kepada DPR.
Tetapi dia tidak secara langsung meminta maaf dalam pidatonya selama 10 menit, dan Demokrat menepis postur penyesalannya.
Sebelas legislator Republik menentang keputusan partainya untuk bergabung dengan semua legislator Demokrat yang memberikan suara dalam mendisiplinkan Greene.
"Tidak ada anggota yang diizinkan untuk terlibat dalam perilaku yang dimiliki oleh Wakil Greene dan tidak menghadapi konsekuensi apa pun," kata anggota DPR dari Demokrat Steny Hoyer kepada majelis sidang.
Dalam momen yang mengejutkan di sidang DPR itu, Greene mengakui bahwa penembakan di sekolah benar-benar nyata dan bahwa serangan 11 September benar-benar terjadi - tragedi AS yang dia ragukan di masa lalu.
Baca juga: 'Dimarahi'Politisi Republik, Legislator Demokrat Pindah Kantor
"Ketika saya mulai menemukan informasi yang salah, kebohongan, hal-hal yang tidak benar dalam pos QAnon ini, saya berhenti mempercayainya," kata Greene kepada DPR.
Tetapi dia tidak secara langsung meminta maaf dalam pidatonya selama 10 menit, dan Demokrat menepis postur penyesalannya.
Sebelas legislator Republik menentang keputusan partainya untuk bergabung dengan semua legislator Demokrat yang memberikan suara dalam mendisiplinkan Greene.
"Tidak ada anggota yang diizinkan untuk terlibat dalam perilaku yang dimiliki oleh Wakil Greene dan tidak menghadapi konsekuensi apa pun," kata anggota DPR dari Demokrat Steny Hoyer kepada majelis sidang.
Lihat Juga :