Terkonfirmasi Kudeta, Militer Myanmar Umumkan Keadaan Darurat 1 Tahun

Senin, 01 Februari 2021 - 10:02 WIB
loading...
Terkonfirmasi Kudeta,...
Beberapa kendaraan militer terlihat berada di dalam Balai Kota di Yangon, Myanmar, Senin (1/2/2021). Foto/REUTERS
A A A
YANGON - Kudeta di Myanmar pada Senin (1/2/2021) akhirnya terkonfirmasi setelah militer mengambil alih kekuasaan. Militer telah menunjuk seorang jenderal sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Presiden dan mengumumkan keadaan darurat hingga 1 tahun.

Baca juga: Diduga Terjadi Kudeta Militer, Suu Kyi dan Presiden Myanmar Ditangkap

Pengumuman keadaan darurat disampaikan di Myawaddy TV milik militer Myanmar. Pengumuman muncul setelah pemimpin de facto Daw Aung San Suu Kyi dan para pejabat tinggi termasuk Presiden U Win Myint ditangkapi para tentara dari rumah mereka dini hari tadi.

Baca juga : 6 Pesawat Tempur China dan Pesawat AS Sama-sama Terobos Wilayah Taiwan

Belum jelas siapa sosok jenderal yang ditunjuk sebagai Plt Presiden. Dalam pengumumannya militer mengatakan deklarasi keadaan darurat diperlukan untuk menjaga "stabilitas" negara. Militer jug menuduh komisi pemilihan umum (pemilu) negara gagal menangani "kecurangan besar" dalam pemilu November 2020 lalu.

Partainya Suu Kyi, Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) yang berkuasa, menang telak dalam pemilu November tahun lalu. Namun, kubu militer tidak mengakuinya dan menuduh pemilu dicurangi.

Baca juga : Formula One Belum Mulai, Ferrari Sudah Angkat Bendera Putih

NLD telah membenarkan bahwa para pejabat tinggi ditangkapi tentara dari rumah-rumah mereka.

Juru bicara NLD, Myo Nyunt, kepada Reuters, menyerukan orang-orang Myanmar untuk tidak bertindak gegabah. "Saya ingin memberi tahu orang-orang kami untuk tidak menanggapi dengan gegabah dan saya ingin mereka bertindak sesuai dengan hukum," katanya.

Baca juga: Diduga Dikudeta Militer, Inilah Sosok Aung San Suu Kyi

Dia juga menduga bahwa dirinya akan segera ditangkap. Nyunt mengatakan kepada AFP bahwa dia sangat mengkhawatirkan nasib Suu Kyi dan Presiden Win Myint.

"Dengan situasi yang kami lihat terjadi sekarang, kami harus berasumsi bahwa militer sedang melakukan kudeta," katanya.

Baca juga : Lomba Cari Penawar Corona, Sputnik V Dipesan Malaysia-India dan 25 Negara Lain

Saluran telepon ke Naypyitaw, Ibu Kota Myanmar, sudah putus setelah laporan dugaan kudeta diberitakan media seluruh dunia.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Ngamuk! Iran Klaim Hancurkan...
Ngamuk! Iran Klaim Hancurkan 8 Lokasi Militer AS di Kuwait dan Bahrain
Rekomendasi
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
Di Tengah Salat, Arah...
Di Tengah Salat, Arah Kiblat Berubah! Begini Sejarah Kakbah Menjadi Kiblat Umat Islam
Hina Bosnia, Reporter...
Hina Bosnia, Reporter TV AS Akhirnya Minta Maaf
Berita Terkini
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Infografis
Dilanda Kebakaran Hebat,...
Dilanda Kebakaran Hebat, Israel Umumkan Keadaan Darurat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved