Modi Sebut Demonstrasi Petani 'Penghinaan' Terhadap India
Senin, 01 Februari 2021 - 02:12 WIB
loading...
Perdana Menteri India, Narendra Modi mengatakan, pengunjuk rasa yang menyerbu Benteng Merah New Delhi telah menyebabkan penghinaan terhadap India. Foto/REUTERS
A
A
A
NEW DELHI - Perdana Menteri India, Narendra Modi mengatakan, pengunjuk rasa yang menyerbu Benteng Merah New Delhi telah menyebabkan "penghinaan" terhadap India. Ini adalah komentar publik pertamanya tentang agitasi petani selama berbulan-bulan yang berubah menjadi kekerasan minggu lalu.
Puluhan ribu petani telah berkemah di pinggiran ibu kota selama lebih dari dua bulan, memprotes undang-undang pertanian baru yang menurut mereka menguntungkan pembeli swasta dengan mengorbankan petani.
"Negara ini sedih dengan penghinaan terhadap Tricolor (bendera India) pada 26 Januari di Delhi," kata Modi dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Al Arabiya pada Senin (1/2/2021).
“Pemerintah berkomitmen untuk memodernisasi pertanian dan juga mengambil banyak langkah ke arah itu," sambungnya. Baca juga: Ratusan Petani Gelar Aksi Mogok Makan, India Putus Layanan Internet
Para petani di India telah menggelar aksi protes selama lebih dari dua bulan. Ini telah menjadi tantangan terbesar bagi pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi sejak berkuasa pada 2014.
Puluhan ribu petani telah berkemah di pinggiran ibu kota selama lebih dari dua bulan, memprotes undang-undang pertanian baru yang menurut mereka menguntungkan pembeli swasta dengan mengorbankan petani.
"Negara ini sedih dengan penghinaan terhadap Tricolor (bendera India) pada 26 Januari di Delhi," kata Modi dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Al Arabiya pada Senin (1/2/2021).
“Pemerintah berkomitmen untuk memodernisasi pertanian dan juga mengambil banyak langkah ke arah itu," sambungnya. Baca juga: Ratusan Petani Gelar Aksi Mogok Makan, India Putus Layanan Internet
Para petani di India telah menggelar aksi protes selama lebih dari dua bulan. Ini telah menjadi tantangan terbesar bagi pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi sejak berkuasa pada 2014.
Lihat Juga :