AS Serukan Penarikan Pasukan Rusia dan Turki dari Libya
Jum'at, 29 Januari 2021 - 19:21 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Pentagon: Uni Emirat Arab Danai Grup Tentara Bayaran Rusia di Libya
"Campur tangan asing yang terang-terangan ini terus berlanjut," kata penjabat utusan PBB Stephanie Williams, sambil mencatat bahwa gencatan senjata masih diberlakukan.
Namun Rusia membantah memiliki personel militer di Libya.
"Kami tidak memiliki personel atau prajurit militer di tanah Libya. Oleh karena itu tidak ada intervensi militer Rusia di Libya," kata juru bicara misi negara itu kepada AFP.
"Jika ada warga negara Rusia sebagai tentara bayaran, yang tidak dapat kami keluarkan sepenuhnya, mereka yang mempekerjakannya harus diberitahu untuk menarik mereka," sambungnya.
Baca juga: PBB: Rudal Anti-Tank di Libya Mirip Rudal Dehlavieh Iran
Pembicaraan yang disponsori PBB di antara kedua belah pihak di Libya diperkirakan akan dilanjutkan dalam waktu dekat di Jenewa. Libya dijadwalkan menggelar pemilu pada Desember mendatang.
"Campur tangan asing yang terang-terangan ini terus berlanjut," kata penjabat utusan PBB Stephanie Williams, sambil mencatat bahwa gencatan senjata masih diberlakukan.
Namun Rusia membantah memiliki personel militer di Libya.
"Kami tidak memiliki personel atau prajurit militer di tanah Libya. Oleh karena itu tidak ada intervensi militer Rusia di Libya," kata juru bicara misi negara itu kepada AFP.
"Jika ada warga negara Rusia sebagai tentara bayaran, yang tidak dapat kami keluarkan sepenuhnya, mereka yang mempekerjakannya harus diberitahu untuk menarik mereka," sambungnya.
Baca juga: PBB: Rudal Anti-Tank di Libya Mirip Rudal Dehlavieh Iran
Pembicaraan yang disponsori PBB di antara kedua belah pihak di Libya diperkirakan akan dilanjutkan dalam waktu dekat di Jenewa. Libya dijadwalkan menggelar pemilu pada Desember mendatang.
(ber)
Lihat Juga :