Pria Malawi Tewas setelah 'Orgasme Ekstrem' dengan Pekerja Seks
Kamis, 28 Januari 2021 - 07:26 WIB
loading...
Seorang pria di Mali tewas setelah mengalami orgasme ekstrem dengan pekerja seks. Foto/Ilustrasi SINDOnews.com
A
A
A
PHALOMBE - Seorang pria asal Mali tewas karena “orgasme yang ekstrem” setelah pingsan saat berhubungan seks dengan pekerja seks. Hal itu terungkap dari hasil autopsi yang diumumkan polisi.
Laporan polisi mengatakan pria 35 tahun yang diidentifikasi sebagai Charles Majawa kehilangan kesadaran setelah berhubungan seks dengan perempuan pekerja seks di distrik perdagangan Phalombe, Malawi.
Baca juga: Panglima Militer Israel Umumkan Rencana untuk Menyerang Iran
Dia tewas tak lama setelah melakukan aktivitas itu, dan hasil post-mortem atau bedah mayat secara resmi telah menentukan penyebab kematiannya sebagai orgasme yang berlebihan.
Pekerja seks tersebut memutuskan untuk melaporkan kematian kliennya kepada polisi setelah berbicara dengan rekan-rekannya.
Polisi dan pemeriksa kesehatan dari Migowi Health Centre melihat jenazah dan memastikan penyebab kematian pada 18 Agustus tahun lalu.
Sebuah laporan post-mortem menyebutkan penyebab kematiannya karena “orgasme berlebihan yang menyebabkan pembuluh darah di otak pecah”.
Laporan polisi mengatakan pria 35 tahun yang diidentifikasi sebagai Charles Majawa kehilangan kesadaran setelah berhubungan seks dengan perempuan pekerja seks di distrik perdagangan Phalombe, Malawi.
Baca juga: Panglima Militer Israel Umumkan Rencana untuk Menyerang Iran
Dia tewas tak lama setelah melakukan aktivitas itu, dan hasil post-mortem atau bedah mayat secara resmi telah menentukan penyebab kematiannya sebagai orgasme yang berlebihan.
Pekerja seks tersebut memutuskan untuk melaporkan kematian kliennya kepada polisi setelah berbicara dengan rekan-rekannya.
Polisi dan pemeriksa kesehatan dari Migowi Health Centre melihat jenazah dan memastikan penyebab kematian pada 18 Agustus tahun lalu.
Sebuah laporan post-mortem menyebutkan penyebab kematiannya karena “orgasme berlebihan yang menyebabkan pembuluh darah di otak pecah”.
Lihat Juga :