Mali Putuskan Hubungan dengan Ukraina, Buntut Pembantaian 84 Tentara Bayaran Rusia
Senin, 05 Agustus 2024 - 08:54 WIB
loading...
Mali segera memutuskan hubungan dengan Ukraina setelah Kyiv isyaratkan terlibat dalam pembantaian 47 tentara Mali dan 84 tentara bayaran Wagner Rusia. Foto/East2West
A
A
A
BAMAKO - Pemerintah Mali mengumumkan akan segera memutuskan hubungan diplomatik dengan Ukraina.
Langkah itu diambil setelah badan intelijen militer Kyiv mengaku terlibat dalam pembantaian 47 tentara Mali dan 84 tentara bayaran Wagner Rusia dua pekan lalu.
Sebelumnya, kelompok pemberontak Tuareg di Mali utara mengatakan merekalah yang menewaskan 84 tentara bayaran Wagner Rusia dan 47 tentara Mali selama pertempuran sengit selama berhari-hari di utara negara Afrika Barat itu.
Baca Juga: Pemberontak Mali Bantai Puluhan Tentara Bayaran Rusia, Komandan Wagner Minta Bantuan Putin
Itu menjadi kekalahan terberat Wagner Group sejak turun tangan dua tahun lalu untuk membantu otoritas militer Mali memerangi kelompok pemberontak.
Langkah itu diambil setelah badan intelijen militer Kyiv mengaku terlibat dalam pembantaian 47 tentara Mali dan 84 tentara bayaran Wagner Rusia dua pekan lalu.
Sebelumnya, kelompok pemberontak Tuareg di Mali utara mengatakan merekalah yang menewaskan 84 tentara bayaran Wagner Rusia dan 47 tentara Mali selama pertempuran sengit selama berhari-hari di utara negara Afrika Barat itu.
Baca Juga: Pemberontak Mali Bantai Puluhan Tentara Bayaran Rusia, Komandan Wagner Minta Bantuan Putin
Itu menjadi kekalahan terberat Wagner Group sejak turun tangan dua tahun lalu untuk membantu otoritas militer Mali memerangi kelompok pemberontak.
Lihat Juga :