Rusia: Tindakan Barat Terhadap Moskow Bukti Adanya Krisis Dalam Ideologi Mereka

Senin, 25 Januari 2021 - 13:44 WIB
loading...
Rusia: Tindakan Barat...
Zakharova mengatakan, tindakan Barat terhadap Rusia, termasuk pemblokiran akun resmi Rusia oleh platform internet AS, menunjukkan krisis yang mendalam dalam ideologinya. Foto/Ist
A A A
MOSKOW - Tindakan Barat terhadap Rusia , termasuk pemblokiran akun resmi Rusia oleh platform internet Amerika Serikat (AS) , menunjukkan krisis yang mendalam dalam ideologinya. Hal itu diungkapkan juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova.

"Di Amerika, informasi tentang pemblokiran akun resmi atau media Rusia berasal dari beberapa keputusan perusahaan. Dapat dikatakan bahwa ini adalah upaya penahanan," ucap Zakharova. Baca juga: Diklaim Mudah Habisi Jet F-35 AS Jika Duel, Ini 5 Fitur Canggih Su-57 Rusia

"Tapi, saya akan menjelaskannya dengan cara yang lebih global. Ini adalah krisis, krisis mendalam dari cara berpikir Barat, demokrasi semu Barat dan liberalisme semu," sambungnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Tass pada Senin (25/1/2021).

Zakharova mencatat bahwa kerusuhan 6 Januari di Washington telah ditafsirkan sebagai serangan terhadap demokrasi, sedangkan aksi demonstrasi pada 23 Januari di Rusia didukung oleh "seruan inspiratif" dari AS. Baca juga: Zakharova: Pendukung Trump Ingin Pindah Kewarganegaraan Rusia

"Sekarang, setelah, bisa dikatakan, hujan dalam beberapa tahun dan bulan terakhir, catnya lepas dan kami melihat apa yang sebenarnya terjadi di sana. Ini adalah krisis ideologi mereka tetapi krisis ini berbahaya karena mengancam kedaulatan banyak negara," ungkapnya.

Dia juga menekankan bahwa panggilan untuk melakukan aksi demonstrasi seperti itu datang di tengah pandemi virus Corona ketika semua negara berusaha meminimalkan dampaknya. "Tidak ada yang merasa kasihan pada siapa pun," tambahnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
SpaceX Pecahkan Rekor...
SpaceX Pecahkan Rekor IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Raup Dana Rp1.335 Triliun
Rekomendasi
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Tepis Ada Pembagian...
Tepis Ada Pembagian Keuntungan Program MBG ke Presiden, Kepala BGN: Hoaks
Berita Terkini
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Infografis
Arkeolog Temukan Wajah...
Arkeolog Temukan Wajah Asli Pribumi Eropa Barat dari dalam Gua
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved