Berebut Ceruk Vaksin, Ini 10 Perusahaan yang Kuasai Pasar Dunia

Senin, 25 Januari 2021 - 06:34 WIB
loading...
A A A
Berebut Ceruk Vaksin, Ini 10 Perusahaan yang Kuasai Pasar Dunia


Total kapitalisasi pasar : USD133,05 miliar
Total pendapatan perusahaan :USD23.565 juta
Total aset (2019) :USD61.377 juta
Jumlah karyawan : 70.600 orang

AstraZeneca plc. adalah perusahaan farmasi dan biofarmasi Inggris-Swedia dengan kantor pusat di Cambridge, Inggris. AstraZeneca memiliki pengaturan item untuk penyakit yang signifikan termasuk kanker, kardiovaskular, gastrointestinal, kontaminasi, pernapasan, dan pembengkakan.

5. Sanofi (Prancis)

Berebut Ceruk Vaksin, Ini 10 Perusahaan yang Kuasai Pasar Dunia


Total kapitalisasi pasar : USD121,45 miliar
Total pendapatan perusahaan : USD40,51 miliar
Total aset (2019) :112,73 juta pound
Jumlah karyawan : 100.409 orang

Sanofi S.A. adalah negara farmasi multinasional Prancis yang berkantor pusat di Paris. Pada 2013 Sanofi tercatat sebagai perusahaan vaksin dengan penjualan terbesar kelima di dunia. Pada bulan Februari 2020, Sanofi mulai bekerja dengan BARDA untuk memanfaatkan tahap DNA rekombinannya untuk menguji kandidat imunisasi praklinis untuk COVID-19. (Baca juga: Water Spout, Febomena Alam Berbeda dari Angin Puting Beliung)

6. Glaxo Smith Kline (Inggris)

Berebut Ceruk Vaksin, Ini 10 Perusahaan yang Kuasai Pasar Dunia


Total kapitalisasi pasar :USD96.115 miliar
Pendapatan total perusahaan :33.754 juta pound
Total aset (2019) :79.692 juta pound
Jumlah karyawan : 99.437 orang

GSK dinobatkan sebagai perusahaan farmasi terbesar ke-10 dan 296 di Fortune 500 tahun 2019. Glaxo Smith Kline telah membawa banyak vaksin ke pasar termasuk vaksinasi untuk HPV dan influenza.

7. Moderna (AS)

Berebut Ceruk Vaksin, Ini 10 Perusahaan yang Kuasai Pasar Dunia


Total kapitalisasi pasar :USD44.616 miliar
Total pendapatan perusahaan :78.036 juta Euro
Total aset (2019) :1,58 miliar Euro
Jumlah karyawan : Lebih dari 1.000 orang

Moderna adalah perusahaan bioteknologi AS yang berlokasi di Cambridge, Massachusetts. Perusahaan ini memiliki keunggulan dalam hal penemuan obat, teknologi dan pengembangan vaksin serta pengembangan obat. (Baca juga: Suntikan Protein, Ilmuwan Jerman Membuat Tikus Lumpuh Kembali Berjalan)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Habis Covid-19, Muncul...
Habis Covid-19, Muncul Hantavirus: Ini Daftar 5 Perusahaan Vaksin yang Untung Besar-besaran
Bill Gates dan Bisnis...
Bill Gates dan Bisnis Vaksin: Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin TBC pada Rakyat Indonesia
Sekjen PBB Serukan Jeda...
Sekjen PBB Serukan Jeda Kemanusiaan untuk Vaksinasi Polio di Gaza
Putin: Rusia Hampir...
Putin: Rusia Hampir Mendapatkan Vaksin Kanker
Inggris Bersiap Hadapi...
Inggris Bersiap Hadapi Penyakit Baru di Lab Virus Sangat Rahasia
Kedaluwarsa, Nigeria...
Kedaluwarsa, Nigeria Hancurkan 1 Juta Vaksin COVID-19
Vaksin Flu saat Hamil,...
Vaksin Flu saat Hamil, Amankah? Ini Fakta Medis yang Perlu Diketahui
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
Erdogan: Israel Makin...
Erdogan: Israel Makin Berani karena Dunia Bungkam
Rekomendasi
Unesa Buka Seleksi Jalur...
Unesa Buka Seleksi Jalur Mandiri Non Tes Rapor 2026, Simak Syaratnya
Suma UI Dukung LGBT,...
Suma UI Dukung LGBT, Universitas Indonesia Lakukan Evaluasi Internal
DBL Gandeng Partner...
DBL Gandeng Partner Anyar untuk Dorong Pengembangan Talenta Muda Indonesia
Berita Terkini
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved