Posting Ancaman Balas Dendam Terhadap Trump, Twitter Suspend Akun Khamenei

Jum'at, 22 Januari 2021 - 23:04 WIB
loading...
Posting Ancaman Balas...
Twitter men-suspend akun Ayatollah Ali Khamenei setelah memposting ancaman balas dendam terhadap Donald Trump. Foto/Ilustrasi
A A A
SAN FRANCISCO - Media sosial Twitter telah mensuspend akun yang digunakan oleh Pemimpin Spiritual Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Itu dilakukan setelah Khamenei memposting gambar yang menunjukkan sosok mirip Donald Trump di lapangan golf yang tampaknya menjadi sasaran serangan rudal.

Sebelumnya akun Twitter dengan nama @khamenei_site membagikan gambar pegolf yang mirip dengan Trump di bawah bayang-bayang pesawat. Pesan yang menyertainya mengancam pembalasan atas kematian Jenderal Iran Qassem Soleimani, yang pembunuhannya diperintahkan oleh Trump dalam serangan pesawat tak berawak AS di Irak Januari lalu.

"Mereka yang memerintahkan pembunuhan Jenderal Suleimani serta mereka yang melakukan ini harus dihukum. Balas dendam ini pasti akan terjadi pada waktu yang tepat," bunyi pesan bernada ancaman itu dalam bahasa Farsi mengulangi komentar Ayatollah Khamenei bulan lalu seperti dikutip dari Telegraph, Jumat (22/1/2021).

Baca juga: Mentweet Gambar Mirip Trump, Khamenei Keluarkan Ancaman Balas Dendam



Akun yang belum diverifikasi itu adalah salah satu dari beberapa akun yang diyakini dijalankan oleh kantor pemimpin Iran berusia 81 tahun itu.

Tweet tersebut mendorong seruan kepada Twitter untuk menangguhkan akun pemimpin Iran itu, setelah platform media sosial tersebut secara permanen memblokir akun milik Donald Trump awal bulan ini karena unggahan yang menghasut kekerasan.

Baca juga: Twitter Suspend Permanen Akun Trump karena Menghasut Kekerasan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Piala Dunia 2026 Sukses...
Piala Dunia 2026 Sukses Digelar, Presiden FIFA Gianni Infantino Dapat Tawaran Jabatan dari Trump
Musim Panas Makin Menyengat,...
Musim Panas Makin Menyengat, Tokyo Dorong Karyawan Kenakan Celana Pendek ke Kantor
AS Bombardir Fasilitas...
AS Bombardir Fasilitas Nuklir Iran di Bushehr
Rekomendasi
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Berita Terkini
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Infografis
Balas Trump, Denmark...
Balas Trump, Denmark Ingin Beli California Rp16.341 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved