Biden Berjanji Perbaiki Aliansi dan Terlibat dengan Dunia

Kamis, 21 Januari 2021 - 01:00 WIB
loading...
Biden Berjanji Perbaiki...
Presiden AS Joe Biden memberikan pidato pengukuhannya. Foto/cnn/getty images
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menggunakan pidato pengukuhannya untuk mengirim pesan yang sangat jelas ke penjuru dunia tentang arah kebijakan AS.

Dia menyoroti berbagai isu di dalam dan luar negeri saat ini. Biden juga menjanjikan berbagai hal yang akan dia perbaiki selama masa jabatannya.

"Ini pesan saya kepada mereka yang berada di luar perbatasan kami. Amerika telah diuji, dan kami telah keluar lebih kuat karenanya. Kami akan memperbaiki aliansi kami dan terlibat dengan dunia sekali lagi," tegas Biden.

Baca juga: Sah, Joe Biden Resmi Menjabat Presiden Amerika Serikat ke-46

Dia pun berjanji mengubah kebijakan isolasionis pendahulunya, Donald Trump.

Baca juga: Inilah 18 Kebijakan Biden pada Hari Pertama Menjabat Presiden

"Kami akan memimpin, tidak hanya dengan contoh kekuatan kami, tetapi dengan kekuatan teladan kami. Kami akan menjadi mitra yang kuat dan terpercaya untuk perdamaian, kemajuan dan keamanan," tutur dia.

Biden Berjanji Perbaiki Aliansi dan Terlibat dengan Dunia


Banyak pemimpin Eropa telah men-tweet ucapan selamat mereka kepada pemerintahan baru AS. Mereka mengungkapkan optimisme mereka untuk bekerja sama.

Presiden Joe Biden yang baru dilantik itu menyoroti keadaan buruk Amerika saat ini selama pidato pengukuhannya.

Dia mencatat bahwa negara itu memiliki banyak yang harus diperbaiki. “Banyak yang harus dipulihkan, banyak yang harus disembuhkan, banyak yang harus dibangun, dan banyak yang akan diperoleh," ungkap dia.

Karena jumlah kematian akibat virus corona di AS melampaui 400.000 pekan ini, Biden mencatat, "Hanya sedikit orang dalam sejarah bangsa kita yang lebih tertantang atau menemukan waktu yang lebih menantang atau sulit daripada saat kita sekarang."

Berbicara secara khusus tentang pandemi Covid-19, Biden menyebutnya, "Ini virus sekali dalam satu abad, yang diam-diam mengintai negara. Ini merenggut nyawa dalam satu tahun sebanyak saat Amerika terlibat Perang Dunia II."

Namun di tengah nada kesakitan dan perselisihan, saat jutaan pekerjaan telah hilang dan ada seruan untuk keadilan rasial yang sedang berlangsung sekitar 400 tahun, Biden menawarkan tanda-tanda harapan.

"Untuk mengatasi berbagai tantangan ini, memulihkan jiwa dan mengamankan masa depan Amerika, membutuhkan lebih dari sekadar kata-kata. Ini membutuhkan hal yang paling sulit dipahami dari semua hal dalam demokrasi: persatuan," tutur Biden dalam pidatonya.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Feri Tua Membawa 133...
Feri Tua Membawa 133 Orang Terbalik di Pantai Atlantik, 66 Orang Masih Hilang
Tegas! Wali Kota New...
Tegas! Wali Kota New York Zohran Mamdani: Netanyahu Penjahat Perang!
Rekomendasi
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Berita Terkini
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Infografis
Slavko Vincic, Wasit...
Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved