Tebar Ancaman, Dua Anggota Garda Nasional Dicopot Jelang Pelantikan Biden

Rabu, 20 Januari 2021 - 17:18 WIB
loading...
A A A
Penjabat Menteri Pertahanan, Christopher C. Miller, mengatakan pada hari Minggu bahwa FBI membantu militer untuk memeriksa lebih dari 25.000 anggota Garda Nasional yang dikerahkan untuk membantu melindungi Capitol dan daerah di pusat Washington karena potensi masalah keamanan.

Baca juga: Takut Kudeta Militer terhadap Biden, FBI Periksa 25.000 Tentara AS

Investigasi FBI terhadap penyerbuan Capitol, yang masih dalam tahap paling awal, telah mengidentifikasi setidaknya enam tersangka yang memiliki hubungan militer dari lebih dari 100 orang yang telah ditahan federal atau jumlah yang lebih besar masih dalam penyelidikan. Mereka termasuk pensiunan letnan kolonel Angkatan Udara dari Texas, seorang perwira Angkatan Darat dari Carolina Utara dan seorang cadangan Angkatan Darat dari New Jersey. Tersangka lain yang bertugas di militer ditembak dan dibunuh dalam serangan itu.

Dari 25.000 personel Garda Nasional yang berada di Washington, siapa pun yang berada di dekat Biden atau Harris akan menerima pemeriksaan latar belakang tambahan, prosedur yang cukup berani untuk melawan ancaman orang dalam yang juga diambil sebelum pelantikan Trump pada tahun 2017.

Selain anggota Garda Nasional, Pentagon berencana untuk mengerahkan sekitar 2.750 personel tentara aktif untuk mendukung acara tersebut. Sekitar 2.000 dari mereka akan melakukan tugas seremonial di band militer, penjaga warna dan baterai senjata salut, dan bertugas sebagai penjaga dan penerima tamu.

750 sisanya adalah anggota yang ditugaskan pada unit khusus yang menangani ancaman kimia, biologi, nuklir atau radiologi; teknisi penjinak bom; personel medis (termasuk mereka yang melakukan pengujian virus Corona untuk mendukung dokter yang hadir di Kongres); dan personel pendukung logistik dan komunikasi.

Helikopter dan kapal Penjaga Pantai juga akan berada di udara dan perairan terdekat.

Baca juga: Bos Pentagon: Tak Ada Indikasi Ancaman Orang Dalam Jelang Pelantikan Biden

Jet tempur Angkatan Udara yang ditempatkan di Pangkalan Bersama Andrews di Maryland akan terbang tinggi di wilayah tersebut. Ruang udara di atas Capitol, National Mall dan seluruh kota akan lebih terbatas dari biasanya, kata pejabat Pentagon.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Iran Ancam Serang Fasilitas...
Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Negara-Negara Arab, jika..
Rekomendasi
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
Canda Prabowo di Harlah...
Canda Prabowo di Harlah ke-28 PKB: MBG Itu Singkatan Mas Bahlil Ganteng, Bisa Aja Lo
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved