Tebar Ancaman, Dua Anggota Garda Nasional Dicopot Jelang Pelantikan Biden

Rabu, 20 Januari 2021 - 17:18 WIB
loading...
Tebar Ancaman, Dua Anggota...
12 anggota Garda Nasional dicopot jelang pelantingkan Joe Biden, dua diantaranya karena memposting sebuah ancaman. Foto/army.mil
A A A
WASHINGTON - Setidaknya 12 anggota Garda Nasional telah dicopot dari tugas terkait pelantikan Presiden terpilih Joe Biden , dua di antaranya karena mengekspresikan sentimen anti-pemerintah.

Pejabat Pentagon mengatakan dua dari mereka dicopot karena membuat postingan di media sosial mengancam pejabat politik. Mereka menolak untuk merinci sifat sebenarnya dari ancaman tersebut.

"Saya harus memberitahukan bahwa mereka tidak pantas," kata Jenderal Daniel R. Hokanson, kepala Biro Garda Nasional, kepada wartawan selama konferensi telepon seperti dikutip dari New York Times, Rabu (20/1/2021).

Dua pejabat menggambarkan ancaman itu bersifat luas, tidak spesifik ditujukan kepada Joe Biden atau Wakil Presiden terpilih Kamala Harris , namun lebih kepada anggota parlemen secara keseluruhan. Salah satu anggota Garda Nasional yang dicopot, kata para pejabat, menyatakan dukungannya untuk Presiden Trump selain membuat komentar yang mengancam.



Jenderal Hokanson mengatakan bahwa satu kasus dilaporkan oleh rantai komando anggota dinas dan yang lainnya ditandai melalui pengaduan ke hotline.

Jenderal Hokanson mencatat bahwa pihak berwenang tidak mengambil risiko satu hari sebelum pelantikan dan karena para penyelidik telah menyatakan keprihatinan bahwa beberapa ekstremis mungkin mencoba menyamar sebagai anggota Garda Nasional dengan mengenakan seragam militer.

“Saat ini kami tidak punya waktu untuk menghabiskan setiap informasi,” katanya.

Tebar Ancaman, Dua Anggota Garda Nasional Dicopot Jelang Pelantikan Biden


"Tapi ada cukup informasi bagi kita untuk memutuskan untuk mengeluarkan mereka dari Capitol," imbuhnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Kenapa Orang Amerika...
Kenapa Orang Amerika Menyebut Sepak Bola dengan Soccer? Ini Asal-Usulnya
Rekomendasi
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
Hidayat Batubara Daftar...
Hidayat Batubara Daftar Balon Ketua POBSI Sumut
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
Berita Terkini
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Peristiwa Politik Nasional yang Menggemparkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved