Dua Anggota Penyelidik WHO Masih Tertahan di Singapura

Kamis, 14 Januari 2021 - 18:27 WIB
loading...
Dua Anggota Penyelidik...
Tim penyelidik WHO yang tiba di Wuhan, untuk melakukan penyelidikan soal asal usul Covid-19. Foto/REUTERS
A A A
SINGAPURA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menuturkan, dua orang anggota tim penyelidik mereka, yang harusnya bertolak ke China , saat ini masih tertahan di Singapura. Keduanya masih tertahan di Singapura karena masih menunggu hasil tes Covid-19.

"Tim yang terdiri dari 15 orang itu semuanya dinyatakan negatif untuk penyakit itu, sebelum meninggalkan negara asal mereka dan diuji lagi di Singapura, dan semuanya dites negatif. Tetapi dua anggota ditemukan memiliki antibodi," ucap WHO.

"Mereka sedang diuji ulang untuk antibodi IgM dan IgG," sambungnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Kamis (14/1/2021). Baca juga: Selidiki Asal Usul COVID-19, Tim Ahli WHO Tiba di Wuhan

Sementara itu, Peter Ben Embarek, ketua tim untuk misi tersebut, mengatakan kelompok tersebut akan memulai dengan karantina wajib di sebuah hotel karena persyaratan imigrasi China.

"Dan kemudian setelah dua minggu, kami akan dapat berpindah-pindah dan bertemu dengan rekan-rekan China kami secara langsung dan pergi ke berbagai situs yang ingin kami kunjungi," tuturnya.

"(Ini) bisa menjadi perjalanan yang sangat panjang sebelum kita mendapatkan pemahaman penuh tentang apa yang terjadi," ia memperingatkan. Baca juga: Efikasi di Atas Standar WHO dan Halal, Mengapa Masih Ada yang Menolak Vaksin?

Lembaga penyiaran pemerintah China, CGTN, menunjukkan pesawat yang membawa tim tersebut tiba dari Singapura untuk disambut oleh pejabat China dengan setelan hazmat.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur 21 Target Militer hingga Pangkalan di Yordania
Trump Tuduh Iran Mengulur...
Trump Tuduh Iran Mengulur Waktu Kesepakatan Damai: Mereka Harus Bayar Mahal!
Rekomendasi
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Timnas Indonesia Gagal...
Timnas Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-19 Usai Dikalahkan Australia
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Meksiko Gulung Afrika Selatan 2-0
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved