Mampu Produksi 100 Juta Dosis, China Bangun Pabrik Vaksin Terbesar Dunia
Jum'at, 15 Mei 2020 - 07:25 WIB
loading...
China telah membangun pabrik vaksin terbesar di dunia yang dapat memproduksi hingga 100 juta dosis vaksin virus corona Covid-19 dalam setahun. Foto: dok/Reuters
A
A
A
BEIJING - China telah membangun pabrik vaksin terbesar di dunia yang dapat memproduksi hingga 100 juta dosis vaksin virus corona Covid-19 dalam setahun. Fourth Construction Co, Ltd of China Electronics System Enginering telah sukses membangun fasilitas itu dengan meraih sertifikat bio-safety level 3 (BSL-3).
BSL-3 merupakan fasilitas tingkat tinggi yang melibatkan mikroba berbahaya yang dapat menyebabkan penyakit mematikan hanya dengan menghirupnya seperti SARS dan MERS. Biasanya BSL-3 tidak hanya disematkan kepada pabrik vaksin, tapi juga fasilitas serupa lain, mulai dari penelitian, diagnosa, atau klinis.
Fourth Construction Co, Ltd of China Electronics System Enginering merupakan satu dari beberapa perusahaan yang membangun pabrik vaksin tersebut. Perusahaan yang berkantor pusat di Hebei itu lebih fokus pada pembangunan struktur, rancangan baja, rancangan air conditioner (AC), sistem air, dan udara.
Pada April Sinovac Biotech Ltd, yang juga berasal dari China, memulai pengujian klinis vaksin Covid-19. Mereka berencana membangun pabrik baru tahun ini setelah memperoleh dana pinjaman dan lahan. Seperti dilansir Reuters, Sinovac telah berharap dapat memproduksi ratusan juta vaksin per tahun. “Jika pengembangan vaksin itu tidak berhasil, bangunan ini dapat digunakan untuk memproduksi vaksin yang lain,” ungkap Sinovac. Sinovas telah berhasil membebaskan lahan seluas lebih dari 70.000 meter di distrik Daxing, Beijing.
Sebelumnya Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan ada delapan kandidat vaksin. WHO mengungkapkan mereka memiliki sedikitnya tujuh atau delapan kandidat "top" vaksin untuk memerangi virus corona. Vaksin tersebut dalam proses uji klinis terhadap manusia.
BSL-3 merupakan fasilitas tingkat tinggi yang melibatkan mikroba berbahaya yang dapat menyebabkan penyakit mematikan hanya dengan menghirupnya seperti SARS dan MERS. Biasanya BSL-3 tidak hanya disematkan kepada pabrik vaksin, tapi juga fasilitas serupa lain, mulai dari penelitian, diagnosa, atau klinis.
Fourth Construction Co, Ltd of China Electronics System Enginering merupakan satu dari beberapa perusahaan yang membangun pabrik vaksin tersebut. Perusahaan yang berkantor pusat di Hebei itu lebih fokus pada pembangunan struktur, rancangan baja, rancangan air conditioner (AC), sistem air, dan udara.
Pada April Sinovac Biotech Ltd, yang juga berasal dari China, memulai pengujian klinis vaksin Covid-19. Mereka berencana membangun pabrik baru tahun ini setelah memperoleh dana pinjaman dan lahan. Seperti dilansir Reuters, Sinovac telah berharap dapat memproduksi ratusan juta vaksin per tahun. “Jika pengembangan vaksin itu tidak berhasil, bangunan ini dapat digunakan untuk memproduksi vaksin yang lain,” ungkap Sinovac. Sinovas telah berhasil membebaskan lahan seluas lebih dari 70.000 meter di distrik Daxing, Beijing.
Sebelumnya Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan ada delapan kandidat vaksin. WHO mengungkapkan mereka memiliki sedikitnya tujuh atau delapan kandidat "top" vaksin untuk memerangi virus corona. Vaksin tersebut dalam proses uji klinis terhadap manusia.
Lihat Juga :