Iran Kembali Sesumbar Bisa Perkaya Uranium hingga 90 Persen

Jum'at, 08 Januari 2021 - 04:36 WIB
loading...
Iran Kembali Sesumbar...
Klaim itu disampaikan oleh Organisasi Energi Atom Iran (AEOI), sehari setelah Teheran mengatakan bisa memperkaya uranium hingga 60 persen. Foto/REUTERS
A A A
TEHERAN - Iran sesumbar menyatakan dapat memperkaya uranium hingga 90 persen. Klaim itu disampaikan oleh Organisasi Energi Atom Iran (AEOI), sehari setelah Teheran mengatakan bisa memperkaya uranium hingga 60 persen.

"Prestasi kami begitu besar, sehingga kami dapat dengan mudah memperkaya uranium dalam persentase yang berbeda hingga 90 persen," kata juru bicara AEOI, Behrooz Kamalvandi dalam sebuah pernyataan. ( Baca juga: Iran Sesumbar Mampu Memperkaya Uranium hingga 60 Persen )

“Kalau pengayaan di atas 20 persen diperlukan di beberapa daerah, AEOI bisa melakukannya,” sambungnya, seperti dilansir Xinhua pada Jumat (8/1/2021).

Kamalvandi kemarin mengatakan bahwa Teheran telah memulai pengayaan 20 persen di (fasilitas nuklir) Fordow setelah 6 tahun dan memiliki kapasitas di industri nuklir untuk berproduksi pada tingkat yang lebih tinggi bahkan 40-60 persen.

“Saat ini, kami memiliki 4 ton bahan dengan pengayaan 3,5 dan 4 persen dan menurut prediksiberdasarkan ratifikasi parlemen, kami akan meningkatkan kapasitas kami hampir menjadi 500 ton per bulan,” ujarnya. ( Baca juga: Parlemen Iran Dilaporkan Ajukan RUU Pemusnahan Israel )

"Ini berarti 6 ton per tahun dan kami dapat mengatakan bahwa dalam setahun kami akanmemiliki hampir 10 ton uranium yang setara dengan kapasitas sebelum Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA),” imbuh dia.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
AS Habiskan Rp671 Triliun...
AS Habiskan Rp671 Triliun untuk Perang Lawan Iran, Minta Tambahan Anggaran Lagi
Rekomendasi
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Berita Terkini
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved