Turki Mengaku Prihatin dengan Penyerbuan Kantor Parlemen AS

Kamis, 07 Januari 2021 - 23:38 WIB
loading...
Turki Mengaku Prihatin...
Turki mengaku prihatin dengan kerusuhan yang terjadi di Washington D.C di mana massa pendukung Donald Trump menyerbu Capitoll Hill yang merupakan kantor Parlemen AS. Foto/REUTERS
A A A
ANKARA - Turki mengaku prihatin dengan kerusuhan yang terjadi di Washington D.C, Amerika Serikat (AS) , di mana massa pendukung Donald Trump menyerbu Capitoll Hill yang merupakan kantor Parlemen AS. Turki berharap situasi di AS dapat segera pulih.

"Kami mengikuti dengan prihatin perkembangan internal yang terjadi di AS setelah pemilihan Presiden yang berpuncak pada gedung Capitol Hill yang dilanggar oleh pengunjuk rasa hari ini," kata Kementerian Luar Negeri Turki dalam sebuah pernyataan.

"Kami meminta semua pihak di AS untuk tetap menahan diri dan berhati-hati. Kami yakin AS akan mengatasi krisis politik internal ini dengan cara yang matang," sambungnya, seperti dilansir Anadolu Agency pada Kamis (7/1/2021).

Kementerian itu kemudian meminta warga Turki yang berada di AS untuk meningkatkan kewaspadan, menjauh dari tempat keramaian dan tempat demonstrasi diadakan. ( Baca juga: Empat Mantan Presiden AS Kecam Penyerbuan US Capitol, Obama: Itu Aib )

Seperti diketahui, ratusan pendukung Donald Trump menyerbu US Capitol dalam upaya yang menakjubkan untuk membalikkan hasil pemilihan umum dan membatalkan kemenangan Joe Biden.

Kepala Departemen Kepolisian Metropolitan Washington DC, Robert J Contee menyatakan, empat orang tewas dan 52 orang ditahan selama insiden penyerbuan US Capitol.

Beberapa orang ditangkap dengan tuduhan membawa senjata api tanpa izin atau terlarang. ( Baca juga: Kepala Staf Melania Trump Mundur setelah Massa Serbu US Capitol )
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
Iran Klaim Tembakkan...
Iran Klaim Tembakkan Rudal ke Arah 2 Kapal Perang AS, tapi Disangkal Amerika
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Serangan Drone Iran...
Serangan Drone Iran Hantam Bandara Internasional Kuwait, Penerbangan Ditangguhkan
Slovenia Larang Pesawat...
Slovenia Larang Pesawat Israel Mendarat di Bandaranya, Kenapa?  
Rekomendasi
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
Cuan Miliaran Tiap Hari...
Cuan Miliaran Tiap Hari dari Piring Anak Sekolah: Mengintip Garasi Eks Kepala BGN Dadan Hindayana
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Berita Terkini
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved