Geram Lihat Pendukung Trump Serbu US Capitol, Biden: Ini Pemberontakan!

Kamis, 07 Januari 2021 - 09:04 WIB
loading...
Geram Lihat Pendukung...
Para pendukung Presiden AS Donald Trump menduduki US Capitol, Washington, AS. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Ulah ribuan pendukung Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyerbu gedung US Capitol membuat geram Presiden AS terpilih Joe Biden.

Akibat ulah yang bikin kacau itu, Kongres terpaksa menunda sidang yang akan mengesahkan kemenangan Joe Biden dalam pemilu tersebut.

(BACA JUGA : Pembalap Spanyol dan Italia Kuasai MotoGP, Kemana Rider AS? )

Dengan senjata terhunus dan gas air mata, polisi mengevakuasi para anggota parlemen. Aparat berusaha membersihkan Gedung Capitol dari para pendukung Trump yang masuk melalui aula Kongres.

Geram Lihat Pendukung Trump Serbu US Capitol, Biden: Ini Pemberontakan!


Adegan mengejutkan yang disiarkan ke penjuru dunia itu pun memicu reaksi para pemimpin dunia. (Baca Juga: Dunia Terkejut Melihat Ulah Pendukung Trump Duduki Gedung US Capitol)

Seorang pengunjuk rasa menduduki panggung Senat dan berteriak, "Trump memenangkan pemilu itu." (Baca Juga: Situasi Politik di AS Memanas, KJRI New York Imbau WNI Hindari Kerumunan)

Para pengunjuk rasa merusak barikade dan bentrok dengan polisi ketika ribuan orang turun ke halaman Capitol. (Baca Juga: Wapres Pence Membangkang pada Trump, Tolak Ubah Hasil Pilpres AS)

Polisi menyatakan gedung Capitol aman tidak lama setelah pukul 17:30 waktu setempat, lebih dari tiga jam setelah diserbu dan diduduki.

Geram Lihat Pendukung Trump Serbu US Capitol, Biden: Ini Pemberontakan!


Video menunjukkan para pendukung Trump memecahkan jendela dan polisi menembakkan gas air mata di dalam gedung.

Kepala Kepolisian Metropolitan Washington Robert Contee mengatakan anggota kerumunan menggunakan bahan kimia yang mengiritasi untuk menyerang polisi dan beberapa orang lainnya terluka.

“Seorang warga sipil tewas setelah ditembak selama kekacauan itu,” papar laporan media lokal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Israel Bakal Sendirian Melawan Iran Jika Tingkatkan Konflik!
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Krisis Demografi China:...
Krisis Demografi China: Pemerintah Dorong Gerakan Lansia Merawat Lansia
Harga Minyak Dunia Melonjak...
Harga Minyak Dunia Melonjak usai Iran Serang Israel, Brent Tembus 95 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
BYD, Nio, CALB Terdaftar...
BYD, Nio, CALB Terdaftar dalam Daftar Perusahaan Militer China oleh Pentagon
Prabowo Tegaskan Politik...
Prabowo Tegaskan Politik Bebas Aktif saat Bertemu 8 Dubes di Istana
10 Orang Termasuk Bupati...
10 Orang Termasuk Bupati Edison Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Disita
Berita Terkini
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Israel Bakal Sendirian Melawan Iran Jika Tingkatkan Konflik!
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved