Geram Lihat Pendukung Trump Serbu US Capitol, Biden: Ini Pemberontakan!

Kamis, 07 Januari 2021 - 09:04 WIB
loading...
A A A
Twitter Inc kemudian membatasi pengguna untuk me-retweet video Trump, dan Facebook Inc menghapus sepenuhnya, dengan alasan risiko kekerasan.

Wakil Presiden Mike Pence, yang memimpin sesi gabungan Kongres, telah dikawal dari Senat.

Anggota parlemen telah memperdebatkan upaya terakhir para anggota parlemen pro-Trump untuk menantang hasil, yang tidak mungkin berhasil.

Kritikus menyebut upaya anggota parlemen Republik adalah serangan terhadap demokrasi Amerika dan supremasi hukum serta percobaan kudeta legislatif.

Dua petinggi Demokrat teratas di Kongres, Ketua DPR Nancy Pelosi dan Senator Chuck Schumer, meminta Trump meminta semua pengunjuk rasa segera meninggalkan Capitol dan pekarangannya.

Polisi Capitol mengatakan kepada para anggota parlemen di ruang DPR untuk mengambil masker gas dari bawah kursi mereka dan memerintahkan mereka turun ke lantai demi keselamatan mereka.

Petugas mencabut senjatanya saat seseorang mencoba memasuki ruangan DPR.

“Polisi menumpuk furnitur di pintu ruangan DPR ketika pengunjuk rasa mencoba mendobraknya,” papar anggota DPR dari Demokrat Jason Crow di MSNBC.

Ratusan anggota DPR, staf dan jurnalis kemudian dievakuasi ke lokasi yang dirahasiakan.

Para pejabat pemilu dari kedua partai dan pengamat independen mengatakan tidak ada kecurangan yang signifikan dalam kontes 3 November, yang dimenangkan Biden dengan lebih dari 7 juta suara dalam pemilu nasional.

Beberapa pekan telah berlalu sejak negara bagian menyelesaikan sertifikasi bahwa Biden memenangkan pemilu dengan 306 suara Electoral College dibandingkan dengan 232 suara Trump.

Tantangan luar biasa Trump terhadap kemenangan Biden telah ditolak pengadilan di seluruh negeri.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Tanggapi Surat Terbuka,...
Tanggapi Surat Terbuka, Putin Tolak Bertemu Empat Mata dengan Zelensky
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Tewaskan 46 Orang, Korban Hilang Juga Bertambah
Rekomendasi
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Berita Terkini
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved