Situasi Politik di AS Memanas, KJRI New York Imbau WNI Hindari Kerumunan

loading...
Situasi Politik di AS Memanas, KJRI New York Imbau WNI Hindari Kerumunan
Para pendukung Presiden AS Donald Trump menduduki US Capitol. Foto/REUTERS
WASHINGTON - Menyikapi perkembangan politik Amerika Serikat (AS), Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) New York menghimbau warga negara Indonesia (WNI) agar waspada.

Para WNI diminta menghindari kerumunan. “Langkah antisipasi perkembangan situasi politik Amerika Serikat bagi warga masyarakat Indonesia di wilayah kerja Konsulat Jenderal Republik Indonesia New York,” ungkap pernyataan KJRI New York.

“Himbauan ini berlaku di negara bagian Connecticut, Delaware, Maryland, Maine, Massachussetts, New Hampshire, New Jersey, New York, North Carolina, South Carolina, Pennsylvania, Rhode Island, Vermont, Virginia dan West Virginia,” papar imbauan KJRI tersebut.

Situasi Politik di AS Memanas, KJRI New York Imbau WNI Hindari Kerumunan




Ketegangan di AS tampaknya akan terus berlanjut hingga Joe Biden dilantik sebagai presiden yang baru. Bahkan setelah pelantikan pun tak ada jaminan situasi politik akan mereka. (Baca Juga: Wapres Pence Membangkang pada Trump, Tolak Ubah Hasil Pilpres AS)

Aksi pendudukan para pendukung Trump itu untuk membatalkan hasil pemilu 3 November yang dimenangkan secara sah oleh Joe Biden. (Baca Juga: Dunia Terkejut Melihat Ulah Pendukung Trump Duduki Gedung US Capitol)

Reaksi seluruh dunia pun segera muncul. Perdana Menteri Swedia Stefan Lofven dalam tweetnya menggambarkan adegan itu sebagai "serangan terhadap demokrasi".



Situasi Politik di AS Memanas, KJRI New York Imbau WNI Hindari Kerumunan
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top