Dua Pria Anti-Islam Polandia Didakwa Berkomplot untuk Membom Masjid

Rabu, 06 Januari 2021 - 02:56 WIB
loading...
Dua Pria Anti-Islam...
Perangkat bom yang disita polisi Polandia dari komplotan anti-Islam di negara tersebut. Foto/REUTERS
A A A
WARSAWA - Jaksa penuntut di Polandia mendakwa dua pria anti-Islam berkomplot untuk menyerang masjid dengan bahan peledak. Keduanya juga dituduh merencanakan serangan racun.

Salah satu terdakwa bahkan telah menulis manifesto tentang perlunya memusnahkan kelompok agama.

Kedua pria itu ditangkap pada November 2019, sehari sebelum pawai nasionalis besar-besaran di Warsawa. Polisi menyita senjata, obat-obatan, bahan peledak dan bahan kimia, dan penyelidikan dimulai. Jaksa tidak merinci identitas kedua terdakwa. (Baca: Wisata Seks Dubai, Buah Normalisasi Hubungan UEA dengan Israel )

Pada saat penangkapan, mereka sudah diselidiki atas dugaan keterlibatan dalam komplotan seorang akademisi Polandia yang dijuluki "Breivik Polandia" untuk meledakkan gedung parlemen pada tahun tahun 2012. Julukan itu diambil dari nama teroris sayap kanan Norwegia Anders Behring Breivik.

Jaksa penuntut pada hari Senin mendakwa kedua pria itu karena menyiapkan bahan peledak yang mengancam kehidupan dan kesehatan banyak orang.

Pemerintah Polandia, melalui seorang juru bicaranya, mengatakan kepada Onet, Selasa (5/1/2021) bahwa orang-orang itu menargetkan "objek religius tertentu dari komunitas Islam", yang diyakini sebagai masjid.

Juru bicara itu menambahkan bahwa para konspirator juga berencana untuk "menyebarkan zat beracun ke orang-orang tertentu", dalam kampanye yang bertujuan untuk mencegah "Islamisasi" di Polandia. Terdakwa ketiga juga dituduh memiliki bahan kimia prekursor untuk bahan peledak.

Seperti Breivik di Norwegia dan penembak masjid Brenton Tarrant di Selandia Baru, salah satu calon penyerang menyiapkan manifesto yang menurut jaksa "menghasut kebencian atas dasar perbedaan etnis dan agama". (Baca juga: Dikira Prank, Telepon Trump ke Pejabat Georgia Ditolak 18 Kali )

Kedua terdakwa yang berkomplot untuk membom masjid menghadapi hukuman 10 tahun penjara jika terbukti bersalah, sementara terdakwa ketiga menghadapi dua tahun di balik jeruji besi karena memiliki bahan kimia ilegal.

Polandia adalah negara Katolik yang kukuh, di mana Muslim membentuk sekitar 0,1 persen dari populasi. Dua masjid Warsawa sama-sama menjadi sasaran para pengacau dalam beberapa tahun terakhir, di mana jendela-jendela di salah satu masjid dan pusat budaya pernah dipecahkan pada 2017.

Jajak pendapat Pew Research tahun lalu menemukan bahwa dua pertiga orang Polandia memiliki pandangan yang tidak baik tentang Muslim di negara mereka, dan partai Hukum dan Keadilan yang berkuasa di negara itu telah menolak menerima sejumlah besar migran Muslim, di mana menteri dalam negeri saat itu Mariusz Blaszcak membandingkan posisi partainya di tahun 2017 dengan posisi "Charles the Hammer yang menghentikan invasi Muslim ke Eropa pada abad ke-8".
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
3 Fakta Kereta Leo Express...
3 Fakta Kereta Leo Express dengan Rute Terpanjang di Eropa hingga 1.300 Km
AS Hendak Kerahkan 5.000...
AS Hendak Kerahkan 5.000 Tentara Tambahan ke Polandia, Rusia: Tidak Dapat Diterima!
Jet Tempur Siluman F-35...
Jet Tempur Siluman F-35 Baru Tiba di Polandia, Hebat Mana dengan Pesawat Su-57 Rusia?
Awalnya Dibatalkan,...
Awalnya Dibatalkan, Trump Kini Kerahkan 5.000 Tentara AS ke Polandia
Penembakan Guncang Masjid...
Penembakan Guncang Masjid Terbesar San Diego AS, 5 Tewas, Termasuk 2 Tersangka
Kisah Utsman bin Affan...
Kisah Utsman bin Affan Merobohkan Masjid Nabawi, Bangun Ulang Menjadi Megah
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Ahmad Khozinudin: Kami...
Ahmad Khozinudin: Kami Nyatakan Perang Terbuka secara Hukum Melawan Joko Widodo
Film Tanah Runtuh Karya...
Film Tanah Runtuh Karya Denny Siregar Soroti Konflik Poso dan Ikatan Keluarga
Partai Perindo Perkuat...
Partai Perindo Perkuat Akar Rumput di Yalimo, Kader Didorong Turun ke Masyarakat
Berita Terkini
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Infografis
Geger Suksesi Keraton...
Geger Suksesi Keraton Solo: Dua Putra Berebut Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved