India Diam-Diam Memproduksi 500 Juta Vaksin Covid

Rabu, 06 Januari 2021 - 06:45 WIB
loading...
A A A
Di India, vaksin Covaxin juga disambut skeptis. “Selama tidak ada data tahap ketiga, kita tidak mengetahui bagaimana efektivitas vaksin tersebut,” kata Shahid Jameel, pakar virus di India.

Pandangan serupa diungkapkan Paul Griffin, pakar penyakit infeksi di Universitas Queensland. Dia mengatakan tidak pernah mendengar adanya vaksin yang digunakan dalam kondisi darurat tetap dalam fase uji klinis. “Itu biasa dilaksanakan uji klinisnya sangat kuat dan jika data awal mendukung penggunaan vaksin karena menunjukkan keselamatan dan efektivitasnya,” katanya.

(Baca juga: Mewaspadai Gelombang Kedua Korona )

Pemimpin Partai Kongres Shashi Tharoor mengungkapkan pemberian izin vaksin Covaxin merupakan langkah prematur dan berbahaya karena belum menyelesaikan uji klinis tahap ketiga. "Itu seharusnya dihindari hingga uji klinisnya selesai," tuturnya. Kemudian, Randeep Guleria, Direktur All India Institute of Medical Sciences, juga sepakat. "Kita harus fokus dengan vaksin Astra Zeneca dan vaksin Bharat Biotech hanya dijadikan cadangan," tandasnya.
(ynt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Serangan Rudal Iran...
Serangan Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer di Yordania, Korban Jiwa Tentara AS Bertambah
Menteri Singapura Mendadak...
Menteri Singapura Mendadak Mundur usai Kontroversi Pesan Pribadi dengan Seorang Perempuan
Rekomendasi
SPMB Sekolah Nasional...
SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 Dimulai 21 Juli, Ini Jadwal Seleksi hingga MPLS
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Raih Doktor di Unair,...
Raih Doktor di Unair, Pangi Chaniago Tawarkan Model Baru Jelaskan Split Ticket Voting di Indonesia
Berita Terkini
6 Negara dengan Sistem...
6 Negara dengan Sistem Pelayanan Kesehatan Terbaik di Dunia, 3 Ada di Asia
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
Menlu Araghchi: Pengkhianatan...
Menlu Araghchi: Pengkhianatan di Balik Pembunuhan Khamenei Berdampak pada Pengambilan Keputusan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Infografis
Ini Rincian Gaji Anggota...
Ini Rincian Gaji Anggota DPR Jadi Rp65,5 Juta usai Pemangkasan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved