Bom Mobil Meledak Dekat Pangkalan Militer Rusia di Suriah
Jum'at, 01 Januari 2021 - 20:05 WIB
loading...
A
A
A
Hurras al-Deen memiliki anggota di benteng pemberontak besar terakhir negara itu di wilayah barat laut Idlib, tetapi sangat jarang beroperasi di luar daerah itu.
Rusia memasuki perang Suriah pada 2015, dan angkatan udaranya telah mendukung pasukan rezim Damaskus dalam beberapa kampanye militer mematikan terhadap wilayah Idlib.(Baca juga: Rudal Israel Gempur Suriah, Satu Orang Tewas dan Tiga Tentara Terluka )
Rusia telah berulang kali menuduh pemberontak di Idlib menyerang pangkalan udara Hmeimim di sebelah barat kubu oposisi dengan drone, tetapi jarang melakukan serangan dengan bom mobil.
Pasukan Rusia ditempatkan di Suriah utara, termasuk sebagai bagian dari beberapa kesepakatan yang ditengahi dengan pendukung pemberontak Turki.
Perang Suriah telah menewaskan lebih dari 387.000 orang dan membuat jutaan orang mengungsi dari rumah mereka sejak mulai tahun 2011 dengan penindasan brutal terhadap protes anti-pemerintah.(Baca juga: Serangan Rudal Israel di Suriah Membunuh 6 Milisi Pro-Iran )
Rusia memasuki perang Suriah pada 2015, dan angkatan udaranya telah mendukung pasukan rezim Damaskus dalam beberapa kampanye militer mematikan terhadap wilayah Idlib.(Baca juga: Rudal Israel Gempur Suriah, Satu Orang Tewas dan Tiga Tentara Terluka )
Rusia telah berulang kali menuduh pemberontak di Idlib menyerang pangkalan udara Hmeimim di sebelah barat kubu oposisi dengan drone, tetapi jarang melakukan serangan dengan bom mobil.
Pasukan Rusia ditempatkan di Suriah utara, termasuk sebagai bagian dari beberapa kesepakatan yang ditengahi dengan pendukung pemberontak Turki.
Perang Suriah telah menewaskan lebih dari 387.000 orang dan membuat jutaan orang mengungsi dari rumah mereka sejak mulai tahun 2011 dengan penindasan brutal terhadap protes anti-pemerintah.(Baca juga: Serangan Rudal Israel di Suriah Membunuh 6 Milisi Pro-Iran )
(ber)
Lihat Juga :