Rusia Memiliki Senjata Nuklir Paling Taktis di Bumi
Kamis, 31 Desember 2020 - 05:39 WIB
loading...
Sistem rudal berkemampuan nuklir Iskander-M milik Rusia. Foto/TASS
A
A
A
JAKARTA - Rusia secara luar diyakini memiliki sekitar 3.000 hingga 6.000 hulu ledak nuklir taktis. Jumlah itu turun secara signifikan dari pendahulunya Uni Soviet, yang memiliki setidaknya 13.000 dan sebanyak 22.000 hulu ledak taktis pada akhir Perang Dingin tahun 1991.
Meski begitu, Rusia terus memiliki hulu ledak nuklir paling taktis di dunia, dan tidak ada tanda-tanda bahwa ini akan berubah dalam waktu dekat.
Pertama,hal yang paling mendasar. Bagian dari kesulitan dalam mengukur persediaan senjata nuklir adalah tidak adanya definisi teknis yang diterima secara luas dari istilah-istilah seperti hulu ledak "taktis" dan "strategis". Sebaliknya, istilah-istilah ini adalah perkiraan kasar tentang apa yang seharusnya dilakukan senjata itu.
Dikutip dari National Interest, Kamis (31/12/2020), hulu ledak strategis dianggap sebagai senjata nuklir yang digunakan untuk melawan infrastruktur musuh seperti kota, pusat komando, pusat industri, dan lain lain untuk tujuan strategis. Sebaliknya, hulu ledak taktis digunakan di medan perang sebagai bagian dari pertempuran militer yang sedang berlangsung.
Meski begitu, Rusia terus memiliki hulu ledak nuklir paling taktis di dunia, dan tidak ada tanda-tanda bahwa ini akan berubah dalam waktu dekat.
Pertama,hal yang paling mendasar. Bagian dari kesulitan dalam mengukur persediaan senjata nuklir adalah tidak adanya definisi teknis yang diterima secara luas dari istilah-istilah seperti hulu ledak "taktis" dan "strategis". Sebaliknya, istilah-istilah ini adalah perkiraan kasar tentang apa yang seharusnya dilakukan senjata itu.
Dikutip dari National Interest, Kamis (31/12/2020), hulu ledak strategis dianggap sebagai senjata nuklir yang digunakan untuk melawan infrastruktur musuh seperti kota, pusat komando, pusat industri, dan lain lain untuk tujuan strategis. Sebaliknya, hulu ledak taktis digunakan di medan perang sebagai bagian dari pertempuran militer yang sedang berlangsung.
Lihat Juga :